Skema Credit Channelling Mungkinkan UMKM Mendapat Kredit dari Perbankan

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
27 Feb 2019   19:00

Komentar
Skema Credit Channelling Mungkinkan UMKM Mendapat Kredit dari Perbankan

Ilustrasi UMKM (Foto : Trubus.id/Hadi Nugroho)

Trubus.id -- Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Rusli Abdulah, mengungkapkan meski perbankan sulit mengucurkan kredit bagi UMKM, namun terdapat skema credit channelling yang memungkinkan UMKM untuk mendapatkan kredit.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah salah satu ujung tombak perekonomian. Oleh karena itu, diperlukan aturan yang menjamin kemudahan pelaku UMKM dalam mendapatkan bantuan modal untuk mengembangkan usahanya. Salah satu permasalahan klasik yang kerap muncul adalah tidak mampu memenuhi persyaratan perbankan (unbankable).

Melalui skema credit channelling, perbankan dapat memberikan kredit ke koperasi, yang selanjutnya kredit diteruskan ke UMKM.

Baca Lainnya : Pemerintah Dorong UMKM Punya Hak Cipta Agar Cepat Berkembang

“Biasanya yang unbankable itu bisa jadi anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Kalau anggota KSP, dana itu enggak usah pakai jaminan. Tetapi enggak bisa lebih banyak, paling Rp5 juta,” katanya seperti dilansir gatracom, Rabu (27/2).

Dikatakan Rusli, skema tersebut menjadi solusi bagi masyarakat yang tidak bankable untuk mendapat akses dana dari koperasi. Menurutnya, mayoritas Koperasi Unit Desa (KUD) yang ada saat ini sudah bisa mengucurkan dana kepada anggotanya termasuk pelaku UKM tanpa menaruh jaminan.

“Banyak koperasi simpan pinjam KUD di desa misal, sudah enggak usah pakai jaminan. Jaminannya ya usahanya itu, enggak perlu BPKB dan lain-lain. Karena mungkin trust-nya itu sudah kencang di situ,” terangnya.

Baca Lainnya : Kominfo Kembali Luncurkan Gerakan UMKM Go Online 2019

Sementara itu, Politisi Partai NasDem Irma Suryani juga mendorong pemerintah untuk meningkatkan akses pembiayaan sektor produktif bagi UMKM. Yaitu dengan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik usaha.

"Merekomendasikan pada pemerintah agar meningkatkan akses pembiayaan bagi usaha-usaha ultra-mikro melalui parlemen atau fraksi," ujarnya.

Baca Lainnya : Kemenpar Dukung Pelaku UMKM di Malang Manfaatkan KUR

Irma juga merekomendasikan kepada pemerintah untuk membantu usaha kecil dan menengah agar dapat mengekspor produknya ke luar negeri terutama dengan menggunakan teknologi digital. Kemudian, mendorong pemerintah untuk meneruskan pembangunan dan rehabilitasi pasar rakyat.

"Mendorong berkembangnya market place yang berorientasi ekspor, baik yang bersifat business to business ataupun business to consumers," ucapnya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: