Bekraf Latih Manajemen Keuangan 100 Pelaku Usaha di Cirebon

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
22 Feb 2019   20:30

Komentar
Bekraf Latih Manajemen Keuangan 100 Pelaku Usaha di Cirebon

Bekraf beri pelatihan UMKM di Cirebon (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memberikan pelatihan manajemen keuangan usaha kepada 100 pelaku ekonomi kreatif. Kegiatan ini bertujuan agar para pelaku usaha bisa mengakses alternatif permodalan dari perbankan melalui Seri Kelas Keuangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kreatif Syariah, Kamis (20/2).

Para pelaku usaha yang mengikuti kegiatan tersebut belajar mengelola laporan keuangan usaha bersama founder & CEO QM Financial, Ligwina Hananto dan praktisi keuangan syariah, M Bagus Teguh Perwira.

Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo mengungkapkan, bahwa pelaku UKM kreatif banyak yang belum visible dan bankable. Melalui kegiatan ini, Bekraf membantu mereka memiliki catatan keuangan usaha untuk mengakses pembiayaan perbankan.

Baca Lainnya : 5 Tips SEO Bisnis UMKM Online di Tahun 2019

”Pihak perbankan juga diberikan kesempatan menjelaskan produk pembiayaan yang sesuai dengan the nature of the business dari pelaku ekonomi kreatif,” ujarnya.

Cirebon terpilih menjadi kota pertama penyelenggaraan Seri Kelas Keuangan Syariah tahun 2019 karena potensi pelaku ekonomi kreatif yang cukup besar. Untuk itu, pelaku ekonomi kreatif Cirebon perlu mempelajari permodalan, perencanaan bisnis, pengelolaan keuangan, serta pembuatan laporan keuangan terkait akses pembiayaan perbankan syariah.

”Saya kira Cirebon punya potensi yang sangat besar dalam hal UMKM, khususnya ekonomi kreatif di bidang kuliner, fashion dan kriya atau craft,” terangnya.

Baca Lainnya : Kemenpar Dukung Pelaku UMKM di Malang Manfaatkan KUR

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah Kota Cirebon, Yati Rohayati menyambut baik pelatihan tersebut, mengingat, permodalan adalah masalah yang krusial bagi usaha UMKM.

”Kegiatan ini mereka memperoleh informasi sumber dan akses permodalan untuk mengembangkan usaha. Mudah-mudahan dengan adanya pengetahuan dengan pemisahan keuangan untuk usaha dan pribadi, pencatatan administrasi, sehingga para pelaku UMKM kreatif ini bisa lebih mengetahui dan mengatur pengelolaan keuangan usahanya,” tandasnya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: