Baru 21 Tahun, Pengusaha Gethuk Ini Raup Omzet Hingga Miliaran Rupiah

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
22 Feb 2019   16:00

Komentar
Baru 21 Tahun, Pengusaha Gethuk Ini Raup Omzet Hingga Miliaran Rupiah

Diva Velda, pengusaha muda oleh-oleh gethuk (Foto : Istimewa)

Oleh-oleh dari Malang, Oh My Gethuk (Foto: istimewa)

Di kelas perkuliahan yang mengajarkan tentang wirausaha, Diva mengaku banyak menyerap ilmu, terutama soal mengaplikasikan ide. Dia mulai paham cara menyaring ide dan cara membuat ide menjadi nyata.

"Banyak orang mendapatkan ide, bahkan idenya muncul secara cepat, tapi useless, tak berguna kemudian. Nah, di kuliah ini saya tahu itu. Saya belajar cara memahami pasar. sudah tidak ngawur lagi, benar-benar tahu pasarlah," terang Diva.

"Saya tetap ingin mandiri seperti waktu SD dan SMA, tak mau merepotkan orang tua. Zaman sekarang harus cerdas. Saya mau jadi milenial yang cerdas. Kita punya bisnis harus belajar dari pengalaman orang lain supaya enggak jatuh di bisnis yang sama," lanjutnya.

Baca Lainnya : Lepas Dari Karyawan Kantoran, Sukses Bisnis Kuliner Cokelat Tempe

Ketika Diva dan dua rekannya mengikuti Broadway Business Plan National Competition Universitas Brawijaya yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya Malang. Hasilnya, ide bisnis gethuk tersebut berhasil menyabet juara kedua.

Hendy Setiono, pendiri bisnis waralaba Kebab Baba Rafi yang menjadi salah satu juri kompetisi itu, tertarik dengan ide Oh My Gethuk. Saat itu Hendy menawarkan Diva untuk memperdalam bisnis sekaligus mencarikan investor untuk memajukan usaha getuk tersebut.

Dampaknya, hanya berselang 5 bulan kemudian, pada Juli 2018, Diva resmi meluncurkan Oh My Gethuk sebagai brand ke publik. Kurang lebih 7 bulan Oh My Ghetuk berdiri, saat ini ada 18 pegawai tetap bekerja di perusahaan tersebut.

Baca Lainnya : Bisnis Kain Tenun Ikat NTT, Lussi Raup Omzet Rp 50 Juta Sebulan

"Omzet saya hari ini Rp 2,2 miliar," ujar mahasiswi kelahiran Malang, 4 Maret 1998.

Usaha Diva saat ini telah berhasil mengangkat makanan tradisional tersebut sebagai oleh-oleh menarik dan "zaman now banget".

"Sejak SD saya memang sudah suka jualan, ya jualan kue-kue sih. Waktu SMA saya coba bisnis sendiri, yaitu pancake durian. Semua saya lakukan sendiri, mulai dari promosi sampai antar dagangan sendiri," jelas Diva.

Di balik bisnis yang ditekuninya, Diva menyelipkan misi pemberdayaan masyarakat dalam bisnisnya, terutama para petani singkong. Pada awal menekuni bisnis gethuk ini, dikatakannya harga singkong masih Rp 200 perak. Dari situ dia ingin punya social impact pada bisnis yang dilakukannya.

Baca Lainnya : Manisnya Bisnis Kue Bebas Gluten ala Ade Sri

"Maka, target saya di 2019 ini adalah bisa mengedukasi para petani singkong, karena mereka mengaku susah menjual singkongnya. Saya ingin menginspirasi mereka tentang value singkong, mulai dari keripik, gaplek, gethuk dan lain-lainnya. Pokoknya, segala cara untuk menaikkan nilai singkong dalam kehidupan sehari-hari mereka," kata Diva.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: