Inovatif, Sanggar Anak Semesta Daur Ulang Sampah Plastik Jadi Wayang Edukatif

TrubusNews
Karmin Winarta
20 Feb 2019   19:30 WIB

Komentar
Inovatif,  Sanggar Anak Semesta Daur Ulang Sampah Plastik Jadi Wayang Edukatif

Wayang Botol yang dikembangkan Sanggar Anak Semesta di Lombok, NTB (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Setiap tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah. Namun sampai saat ini masalah sampah anorganik, khususnya plastik masih menjadi isu lingkungan yang tak hanya terjadi di kota-kota besar dunia. Namun juga di berbagai daerah di Indonesia. Banyak lembaga, komunitas atau perorangan yang mencoba mengurangi penggunaan sampah plastik dengan program-program yang kreatif.

Salah satu sosok kreatif yang memanfaatkan sampah plastik itu adalah Abdul Latif Apriaman. Laki-laki dari Sekolah Pedalangan Wayang Sasak ini berhasil memanfaatkan sampah plastik rumah tangga untuk mengedukasi anak-anak di Kelurahan Taman Sari, Ampenan, Lombok.

Ia memanfaatkan botol dan gelas air mineral untuk membuat Wayang Botol. Wayang botol ini adalah modifikasi dari Wayang Sasak yang terbuat dari kulit hewan yang harganya cukup tinggi. Satu perangkat wayang kulit bisa berharga sekitar 200 jutaan rupiah.

Awal Berdirinya

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Menkop UKM Ungkap 5 Masalah Utama yang Hambat Perkembangan UMKM

Keuangan Mikro   15 Nov 2019 - 08:08 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          

Sistem IDM Dapat Membantu Pembangunan Desa Mandiri

Pendampingan   15 Nov 2019 - 06:52 WIB
Bagikan: