1.440 Pelaku Usaha dan Koperasi di Babel Ikuti Pelatihan UMKM

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
19 Feb 2019   09:00

Komentar
1.440 Pelaku Usaha dan Koperasi di Babel Ikuti Pelatihan UMKM

Ilustrasi pelatihan UMKM (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Sebanyak 1.440 pelaku UMKM dan Koperasi yang terbagi dalam 48 angkatan mengikuti pelatihan koperasi dan UMKM Dana Aokasi Khusus non fisik dan APBD Provinsi Babel, di Gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Babel, Senin (18/2).

Pada kesempatan itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman yang membuka kegiatan mengingatkan pentingnya kegiatan pelatihan tersebut.

"Pelatihan ini penting, kita mendorong kemampuan bapak ibu untuk mengambil  peluang yang ada, peluang di babel ini banyak sekali. Satu hal yang menghalangi ada sikap masyrakat yang harus kita ubah sikap 'dak kawa nyusah' kalau dak dipaksa dak mau," ujarnya dalam kata sambutan.

Baca Lainnya : 4 Fakta Keunggulan Unicorn Lokal Mampu Tingkatkan UMKM

Dirinya meminta para peserta untuk mengikuti pelatihan yang berlangsung selama lima hari ini dengan serius dan mengimplementasikan ilmu yang didapatkan selama pelatihan.

Selain itu, Erzaldi juga mendorong pelaku koperasi dan UMKM di Babel untuk lebih kreatif dan inovatif, serta memanfaatkan teknologi saat ini.

"Harus terdorong untuk berusaha menjadi kreatif dan cerdas, kita di Babel, begitu kaya daerah sehingga kita malas. Harus ada jiwa, jangan hanya datang kesini karena dapat uang transportasi, mending pulang. Kalau saya enggak kasih uang transportasi, ilmunya ini yang penting," katanya.

Disebutkannya, tantangan kedepan bagi pelaku koperasi dan UMKM adalah digitalisasi dengan era industri 4.0

Baca Lainnya : Hanif Dhakiri Dukung Pelaku UMKM Berinovasi Dalam Pemasaran Produk

"Kalau enggak paham 4.0 nek berapa modalpun abis kelelep. Jangan harap mau maju jalan enggak punya android, kita akan link UMKM dan bisa membantu produk kita jual sama-sama hanya modal android," ujarnya.

Dirinya juga meminta, para pelaku Koperasi dan UMKM Babel, memaksimalkan teknologi dan juga tetap harus dibina.

"Saya ingin penggunaan teknologi dimaksimalkan, ini untuk efisiensi. Kalian harus menjadi anggota yang terbina, jangan lepas komunikasi, kami akan tuntun. Promosi sebesar apapun pariwsata, ketika orang dak mau beli apa, itu kegagalan,"ujarnya.

Baca Lainnya : UMKM di Wilayah Terdampak Tsunami Selat Sunda Perlu Pendampingan

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Penelitian dsn pengakajian Kementerian Koperasi dan UMKM, Christina Agustina mengungkapkan, Babel menjadi daerah prioritas dalam beberapa program seperti koperasi dan UMKM.

"Babel ini destinasi favorit untuk program karena jarak dekat, alamnya indah, temen-temen di balaikop koperasi ini komunikatif dan reaktif, ini lengkap dan  anugrah untuk Babel," pungkasnya. [NN] 

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: