Pemberdayaan Bina Swadaya Fokus pada Usaha Kecil dan Mikro yang Jumlahnya 98,7 %

TrubusPreneur
By Karmin Winarta | Followers 0
14 Feb 2019   22:00

Komentar
Pemberdayaan Bina Swadaya Fokus pada Usaha Kecil dan Mikro yang Jumlahnya 98,7 %

Bambang Ismawan saat sharing di acara SMERU (Foto : Istimewa)

Mayoritas bisnis di Indonesia adalah usaha mikro dan usaha kecil. Data dari Kementerian Koperasi dan UKM 2017 menyebutkan terdapat 62.106.900 (98.7%) usaha mikro di Indonesia, jumlah usaha kecil sebanyak 757.090 (1.2%) sementara usaha besar jumlahnya sangat kecil, hanya 5.460 ( 0.01%).

Namun sampai hari ini jumlah pengusaha kecil dan mikro yang mayoritas ini justru masih belum berkembang dengan baik.

Bina Swadaya sebagai lembaga kewirausahaan sosial selama 52 tahun fokus pada pemberdayaan usaha mikro dan usaha kecil yang berada di seluruh Indonesia. Model bisnis yang dijalankan oleh Bina Swadaya adalah kewirausahaan sosial.  

Baca Lainnya: Bambang Ismawan Kenalkan Gerakan Revitalisasi Desa Bina Swadaya kepada Menteri Desa

Bambang Ismawan selaku Pendiri dan Ketua Pembina Yayasan Bina Swadaya melakukan sharing pengalaman Bina Swadaya pada diskusi dengan tema “Strategi Peningkatan Pertumbuhan dan Produktivitas Kewirausahaan di Indonesia”. Diskusi ini diselenggarakan oleh The SMERU Research Institute yang didukung oleh Partnership for Economic Policy.

Diskusi yang dihadiri beberapa pihak ini diadakan pada Rabu (13/2) di  D’Lab Menteng, Jl. Riau No.1, Gondangdia, Menteng.

Pada kesempatan ini Bisma, nama akrab Bambang Ismawan memaparkan pentingnya pemberdayaan usaha kecil dan mikro. Selain jumlahnya mayoritas, mereka bila tak diberdayakan akan menyebabkan jumlah kemiskinan yang  semakin besar dan ini menjadi beban seluruh bangsa.

Ia menambahkan, bila diberdayakan secara tepat, mereka akan menjadi usaha dengan skala lebih besar yang kemungkinan menjadi usaha menengah. Dengan berkembangnya para pengusaha mikro dan kecil ini di seluruh wilayah nusantara, Indonesia akan menjadi negara yang maju.  

Baca Lainnya: Revitalisasi Desa Bina Swadaya Mempengaruhi Pencapaian SDGs di Indonesia

Saat ini Bina Swadaya sedang mengembangkan Gerakan Revitalisasi Desa (GRD) yang berkomitmen mengubah desa marginal menjadi desa mandiri dan maju. Gerakan ini telah diujicobakan di Kabuaten Batang, Jawa Tengah selama dua tahun ( April 2016- Februari 2018). Sebanyak 10 desa yang tersebar di 9 kecamatan menjadi lokasi berlangsungnya GRD.

Hasilnya terbentuklah 100 Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang beranggotakan sekitar 2000 keluarga, 10 BUMDesa dan 6 Koperasi Serba Usaha (KSU). 

Desa Kembang Langit, Blado, Batang adalah salah satu contoh desa yang sukses mengembangkan desa wisata yang kini menjadi salah satu destinasi wisata di Batang, Jawa Tengah.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: