Kemensos Gelorakan Restorasi Sosial Kembalikan Nilai Jati Diri Bangsa

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
08 Feb 2019   08:00

Komentar
Kemensos Gelorakan Restorasi Sosial Kembalikan Nilai Jati Diri Bangsa

Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Restorasi sosial dengan tujuan mengembalikan nilai-nilai luhur jati diri bangsa yang kini mulai memudar, menjadi salah satu fokus Kementerian sosial (Kemensos) saat ini.

"Selain itu, pilar-pilar sosial yang ada di tengah masyarakat juga mari  bersama-sama untuk menangkal hoaks," ujar Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita mengajak pilar-pilar sosial untuk bersama-sama menangkal hoaks," ujar Mensos Agus Gumiwang dalam kegiatan “Peningkatan Peran Serta Masyarakat Sebagai Mitra Pemerintah Dalam Pembangunan Nasional” di Makassar.

Dikatakan Agus, kemajuan teknologi digital memberikan banyak kemudahan dan manfaatnya, namun ada juga dampak negatif seperti maraknya informasi hoaks.

Baca Lainnya : Program Perhutanan Sosial Jokowi Ubah Kehidupan Petani di Garut

“Oleh karena itu saya menyambut baik dilakukannya Deklarasi Anti-Hoaks, karena memang hoaks sangat kontraproduktif dalam usaha kita membangun bangsa,” ujar Mensos.

Agus yakin, tingginya komitmen pilar sosial mencegah masalah sosial dan melindungi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), maka bahaya pengaruh hoaks akan mudah ditangkal.

“Pengabdian pilar sosial kepada masyarakat, konsistensinya dalam mewujudkan kemandirian, maka sesungguhnya pilar sosial adalah agent of community sebagai mitra pemerintah mewujudkan kemandirian dan pembangunan,” kata Agus.

Baca Lainnya : Remake City Jakarta Menjawab Kebutuhan Startup Wirausaha Sosial

Sementara itu, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Pepen Nazaruddin menyampaikan, hingga saat ini pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan nasional Indonesia, salah satunya melalui kegiatan peningkatan kapasitas Pilar-Pilar Sosial dan Restorasi Sosial. Seperti, meningkatkan pengetahuan pilar-pilar sosial sebagai mitra pemerintah dalam melaksanakan pembangunan nasional Indonesia, meningkatkan kapasitas Pilar-Pilar sosial dalam melaksanakan peran sebagai mitra pemerintah, dan meningkatkan pemahaman pilar sosial terhadap niai-nilai kesetiawanan sosial dan restorasi sosial.

“Kegiatan ini merupakan pertemuan yang sangat strategis,” pungkas Pepen. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: