Pemerintah Gelontorkan Rp3,2 Triliun untuk Pengembangan UMKM

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
07 Feb 2019   21:30

Komentar
Pemerintah Gelontorkan Rp3,2 Triliun untuk Pengembangan UMKM

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pemerintah terus melakukan upaya untuk pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Salah satunya yakni dengan mengeluarkan dana kemitraan mencapai Rp3,2 triliun. Dana tersebut diupayakan dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk pengembangan usahanya. 

Kepala Bidang Kebijakan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Kementerian BUMN RI, Eko Setiawan, mengungkapkan dana yang digelontorkan untuk dana kemitraan ini terus mengalami peningkatan. Dan untuk tahun 2019 jumlahnya meningkat cukup besar jika dibandingkan tahun lalu.

"Tahun lalu dana kemitraan yang digelontorkan oleh pemerintah sebesar Rp 2,5 triliun. Dan tahun ini meningkat menjadi Rp 3,2 triliun," katanya saat menghadiri pembukaan pameran BUMN-Great Sale di mal Solo Paragon, Kamis (7/2). 

Baca Lainnya : Pelaku UMKM Ingin Jualan di Stasiun MRT, Siapkan Rp1,3 Juta per Bulan

Eko menambahkan, perbedaan program kemitraan dengan kredit usaha rakyat atau KUR adalah pada bunga yang lebih rendah. Program ini menerapkan bunga yang cukup rendah dibandingkan dengan KUR yakni hanya 3 persen saja per tahun. Sedangkan untuk KUR bunganya mencapai 7 persen per tahun.

"Program ini sudah digulirkan pemerintah sejak tahun 1983 dengan nama Program Usaha Kemitraan dan Koperasi (PUKK). Dan sampai saat ini total anggaran yang sudah digelontorkan mencapai Rp 20 triliun," ujarnya. 

Baca Lainnya : Wapres Inginkan Pelaku Usaha Digital Dampingi UMKM

Untuk persyaratan peminjaman sendiri yaitu, merupakan warga negara indonesia, memiliki aset senilai Rp 500 juta untuk kriteria sebagai usaha kecil. Omzet maksimal mencapai Rp 2,5 miliar per tahun dan mempunyai izin usaha yang dikeluarkan oleh Camat. Besaran plafon yang bisa dipinjam oleh pelaku usaha yakni Rp 200 juta dengan tenor maksimal tiga tahun.

"Pelaku usaha yang banyak mengakses kredit kemitraan ini adalah pedagang. Karena sektor ini lebih lancar dalam proses pengembaliannya," katanya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Inilah Langkah KUMKM di Garut untuk Naik Kelas

Thomas Aquinus   Keuangan Mikro
Bagikan:          
Bagikan: