Pakar Fengshui Ungkap Komoditas yang Patut Dilirik dan Dihindari di Tahun Babi

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
06 Feb 2019   13:00

Komentar
Pakar Fengshui Ungkap Komoditas yang Patut Dilirik dan Dihindari di Tahun Babi

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Memasuki tahun babi yang jatuh pada tahun 2019 ini bagi investor di sektor komoditas ada beberapa hal yang perlu dicatat supaya tidak terjerumus dan tetap meraih untung. Menurut pakar feng shui Mas Dian, ada sejumlah komoditas yang patut dilirik dan dihindari pada tahun babi kayu.

Artinya, komoditas yang memiliki elemen kayu dan api akan beruntung. Namun, dia dirinya tidak merinci jenis-jenis komoditas yang dimaksud.

“Sifat alam di tahun ini kayu di tanah datar. (Di samping kayu dan api) lalu unsur air cukup baik juga,” ujarnya di sela-sela diskusi bertema Kemilau Emas di Tahun Babi 2019 di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, baru-baru ini.

Bagi mereka yang akan berinvestasi di komoditas berlemen tanah, maka harus berpikir dua kali. Menurut Mas Dian, komoditas berlemen tanah kurang mujur pada tahun babi kayu ini.

Baca Lainnya : Remake City Jakarta Menjawab Kebutuhan Startup Wirausaha Sosial

Menurutnya, komoditas tersebut sebaiknya dihindari. Penulis buku Logika Feng Shui itu menjelaskan, unsur tanah pada tahun ini tidak beruntung.

Setidaknya hal itu dapat dilihat dari berbagai bencana alam yang terjadi belakangan ini. Semuanya berkaitan dengan tanah.

“Banjir dampak dari tanah yang longsor. Tsunami (di Banten) karena longsoran Gunung Anak Krakatau,” katanya.

Selain elemen Mas Dian mengatakan, investor yang berinvestasi di komoditas berelemen logam, termasuk logam mulia butuh perjuangan ekstra.

Menurutnya berkaca pada beberapa tahun lalu, perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang ini harus berusaha keras untuk mendapat keuntungan.

Baca Lainnya : Pengusaha Berharap Ada Even Besar Produk Halal Indonesia

“Pintar-pintarnya kita. Kalau mau bermain ini (investasi komoditas logam) harus tunggu dan lihat. Jangan lihat untungnya saja, tetapi risikonya juga harus diamati,” katanya.

Dikatakannya, jika ingin berinvestasi maka harus pandai-pandai melihat peluang. Bisa saja, komoditas tersebut kurang beruntung pada tahun ini, tetapi jika mereka bisa melihat peluangnya maka bisa menghasilkan keuntungan lebih.

Sementara itu, memasuki tahun politik, investor juga disarankan tetap kalem. Sebab, sejak pilpres secara langsung digelar pada 2004 hingga 2014, pasar tidak bergejolak selama pesta demokrasi tersebut. Kunci suksesnya adalah pemilu-pemilu tersebut berjalan dengan damai. [NN]

.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: