Jokowi: UU Baru Disabilitas Ubah Paradigma Lama

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
18 Jan 2019   06:00

Komentar
Jokowi: UU Baru Disabilitas Ubah Paradigma Lama

Calon presiden nomor urut 01, Jokowi (Foto : Youtube)

Trubus.id -- Dalam debat calon presiden dan calon wakil presiden, Kamis malam (17/1), pasangan calon presiden 01 Jokowi Widodo menyampaikan pentingnya perlakukan setara terhadap kaum difabel. Tema mengenai difabel sebelumnya masuk dalam salah satu isu yang diangkat mengenai Hak Asasi Manusia.

Dikatakan calon presiden Jokowi, sejak dikeluarkannya UU mengenai penyandang disabilitas pada tahun 2016, pandangan terhadap disabilitas berubah. Menurutnya, jika paradigma sebelumnya adalah bantuan sosial dan kedermawanan yang diberikan.

"Tetapi sekarang dengan UU baru kita lihat paradigma pemenuhan hak," tegas Jokowi.

Capres petahana ini mengungkapkan, selama ini pemerintah telah memberikan fasilitas pemenuhan hak terhadap kaum difabel. Seperti pemenuhan hak pekerjaan, perumahan, hingga fasilitas umum yang ramah difabel.

Baca Lainnya : Cetak SDM Penyandang Disabilitas Berkualitas, Kemenperin Punya Diklat 3 in 1

Salah satu contoh pemenuhan hak yang sama antara kaum difabel dan non difabel yang dijalankan pemerintah adalah saat pagelaran Asian Para Games.

"Kita bonus yang sama dengan atlet yang berlaga di Asian Games. Contoh yang dapat emas, dapat bonus Rp 1,5 miliar, Perak kita berikan Rp 500 juta, Perunggu kita beri Rp 250 juta. Sama seperti atlet di Asian Games. Artinya kesetaraan betul-betul kita berikan kepada kaum disabilitas yang mulai sekarang ini kita terus perhatikan," terangnya.

Sementara itu, calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengungkapkan rasa terkesannya dengan Zulfan Dewantara yang ditemuinya saat masa kampanye. Menurutnya, Zulfan adalah seorang penyandang difabel yang mampu menciptakan lapangan kerja, mentor bisnis online.

Baca Lainnya : 97 Warga Disabilitas Palu Akhirnya Dapat Bantuan Tunai

Menurut pandangan Sandi, kesetaraan terhadap kaum difabel bukan hanya akses pendidikan, kesehatan saja.

"Tapi untuk maju dapat peluang buka lap kerja. Kita pastikan putra purtri difabel hidup untuk memenuhi potensi. Mereka tidak butuh belas kasihan, tapi butuh kesetaraan, peluang lapangan kerja, hidup lebih baik. Keluarga yang sejahtera," ujar calon wakil presiden nomor urut 02.

Jokowi menanggapi, sebenarnya contoh kaum difabel berprestasi yang disampaikanoleh Sandi banyak sekali. 

Baca Lainnya : Kemensos Luncurkan Aplikasi Layanan Penyandang Disabilitas Mental

"Contoh-contoh yang disampaikan Pak Sandi banyak sekali, banyak bidang kaum disabilitas benar-benar sudah setara. Kita sangat hargai prestasi yang mereka kerjakan. Hasil yang mereka kerjakan. Apa yang disampaikan Pak Sandi, mirip yang saya sampaikan tadi," ujarnya.

Sementara itu, calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin mengungkapkan perlunya memberikan penghormatan kepada kaum difabel.

"Yang penting membangun budaya masyarakat untuk memberikan penghormatan kepada kelompok disabilitas. Menyamakan perlakuan," tambah Ma'ruf. [NN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: