Anak Milenial Dominasi Tumbuhnya Ekonomi Kreatif di Purworejo

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
15 Jan 2019   08:00

Komentar
Anak Milenial Dominasi Tumbuhnya Ekonomi Kreatif di Purworejo

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Ekonomi kreatif di Purworejo memperlihatkan peningkatan pertumbuhan yang cukup signifikan beberapa tahun terakhir. Disebutkan anak muda milenial mendominasi sektor usaha kreatif dengan memunculkan berbagai produk.

Dijelaskan Ketua Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Kabupaten Purworejo Agus Fitri Yanto, perkembangan ekonomi kreatif di Purworejo sudah terjadi sejak dua tahun terakhir.

"Sebelumnya juga sudah tumbuh, namun paling signifikan sejak dua tahun terakhir," ujarnya beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, kemajuan teknologi informasi saat ini menjadi faktor utama ekonomi kreatif tumbuh pesat di Purworejo. Dampak yang dirasakan, masyarakat mulai mudah mengakses dan mengaplikasikan berbagai teknologi berbasis internet. 

Baca Lainnya : Pelaku Bisnis Ekonomi Kreatif Terhambat Permodalan dan Pemasaran

Walaupun pertumbuhan ekonomi kreatif tumbuh pesat, Agus menekankan faktor kreativitas, keterampilan dan bakat menjadi faktor penting dalam pertumbuhan industri tersebut.

"Ketika mereka punya bakat dan semangat yang dikreasikan dalam produk, lalu didukung berbagai informasi internet, maka terwujudlah industri kreatif. Sebagian anak muda Purworejo berhasil mewujudkannya dan jejak digitalnya banyak di internet," katanya.

Menurutnya, daya kreasi dan daya cipta sudah ditunjukkan terutama oleh pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di Purworejo.

"Kondisi sekarang justru semakin menguatkan UMKM. Usaha yang sebelumnya susah berkembang, bisa tumbuh dan bersaing dengan dukungan kemudahan akses teknologi, namun tentu hanya mereka yang kreatif yang bisa sukses," terangnya.

Baca Lainnya : Koperasi Solusi Pemerataan Perekonomian Nasional

Pemerintah juga memberi dukungan penuh pada pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia. Bahkan sudah sejak 2008 pemerintah memikirkan ekonomi kreatif dengan membuat Cetak Biru Pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional. Pemerintah, lanjutnya, paham bahwa Revolusi Industri 4.0 atau kombinasi sistem siber dan fisik, adalah tantangan masa depan.

Tim GKN Purworejo mengungkapkan, kurang lebih 70 persen anak muda setempat menggeluti ekonomi kreatif. Beberapa pelaku usaha bahkan sukses memperoleh rupiah dari geliat usaha itu.

Salah satu pelaku usaha kreatif dari Desa Rendeng, Kecamatan Gebang, Ashari (28) mengemukakan, menggantungkan hidup dari kretivitas mengukir sandal jepit karet. Ide muncul ketika beberapa kali mendapati sandalnya tertukar saat menjalani pendidikan di Ponpes Tegalrejo Magelang.

Baca Lainnya : Berdayakan Ekonomi Warga, 5 Koperasi di Pesisir Selatan Raih Penghargaan

"Saya pikir kalau sandal diukir, bisa jadi penanda sekaligus tambah indah, dan pasti banyak peminatnya. Saya coba secara otodidak dan berhasil, sekarang jadi usaha," katanya.

Untuk referensi kreativitasnya, Ashari belajar lewat aplikasi mesin pencarian Google di internet. Satu tahun berusaha, Ashari memiliki banyak pelanggan. Sementara itu, dalam memasarkan produknya dirinya memanfaatkan platform media sosial melalui Whatsapp,Instagram dan Facebook. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Pemadaman Listrik Merugikan Pelaku UMKM

Thomas Aquinus   Keuangan Mikro
Bagikan: