Baru 30 Persen Produk UMKM di Purwakarta yang Kantongi Sertifikat BPOM

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
09 Jan 2019   15:00

Komentar
Baru 30 Persen Produk UMKM di Purwakarta yang Kantongi Sertifikat BPOM

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Dinas UKM Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Purwakarta, mengungkapkan saat ini baru 30 persen dari 8.000 pelaku UMKM yang telah mengantongi sertifikat dari BPOM. Adapun minimnya produk UMKM yang bersertifikat BPOM ini akibat dipengaruh beberapa faktor.

Salah satunya, kata Kepala Dinas UKM Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Purwakarta, Entis Sutisna adalah belum siapnya pelaku UMKM untuk menyertifikatkan produknya ke badan pengawasan tersebut. Merespon masalah tersebut, pihaknya maupun dari provinsi terus menggenjot supaya pelaku UMKM segera menyertifikatkan produknya ke lembaga pengawasan obat dan makanan tersebut.

"Kita di daerah serta provinsi siap memfasilitasinya. Tapi, hal itu tergantung pada kesiapan pelaku UMKM-nya," kata Entis, Rabu (9/1). 

Baca Lainnya : BPOM Canangkan Gerakan UMKM Jamu yang Berdaya Saing

Diakuiya dari 8.000 pelaku UMKM tersebut, mayoritas menghasilkan produk makanan. Seperti camilan hits dari Purwakarta, yaitu simping. Selain makanan, ada juga produk hasil kerajinan kriya. Seperti, gerabah dan keramik.

Banyaknya produk baru UMKM yang bermunculan, Entis menginginkan dari sisi kualitas maupun kuantitas produk UMKM ini harus terus ditingkatkan. Terutama, mengenai keamanan dari produk tersebut.

Salah satu syaratnya, yaitu dengan melampirkan tanggal kedaluarsa dan PIRT yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan. Untuk masa expired, saat ini masih banyak produk yang tidak bisa tahan lama. Maksimal, produk makanan itu bisa bertahan dalam kurun waktu sebulan.

Kedepan, kondisi ini harus diperbaiki. Pelaku UMKM harus lebih berinovasi dengan produk yang ramah lingkungan dan alami dengan masa produk yang bisa bertahan dalam kurun waktu lama. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: