Mendag: Jepang Siap Kolaborasi dengan Perajin Indonesia Kembangkan UMKM

TrubusPreneur
By Astri Sofyanti | Followers 1
07 Des 2018   21:30

Komentar
Mendag: Jepang Siap Kolaborasi dengan Perajin Indonesia Kembangkan UMKM

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita (Foto : Trubus.id / Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengungkapkan bahwa peritel Jepang Lumine siap berkolaborasi dan menggandeng perajin di tanah air.

"Mereka berupaya dan sudah dibicarakan sejak awal akan berkolaborasi dengan perajin Indonesia. Kita akan menjadi bagian dari global supply chain yang nyata dengan Lumine," kata Enggar di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat, (7/12).

Lebih jauh Enggar mengatakan, Lumine akan menghitung dan memperhatikan kemampuan perajin Indonesia untuk bekerja sama dengan mereka. Dia mengatakan hal itu perlu waktu, karena Lumine mempertahankan kualitas produk mereka.

Baca Lainnya : Upaya Kemkominfo Dukung UMKM Go Online

"Jadi secara bertahap, baik pembuatan maupun hasil karya dari UMKM ini akan dikerjasamakan dan dijual di mereka ke seluruh dunia termasuk ke Jepang," sambung Enggar.

Gerai yang menawarkan budaya Tokyo modern melalui mode dan kuliner itu, dikatakan Enggar siap memberikan pelatihan kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia.

"Mereka tidak keberatan untuk para pramuniaga yang ada untuk juga dilatih bagaimana mereka bersikap dan sebagainya," tambahnya.

Dikatakan Enggar, Lumine saat ini tengah menyiapkan pelatihan agar produk buatan perajin lokal bisa berstandar internasional.

Baca Lainnya : BI Gandeng OJK Dorong Permodalan Digital UMKM

"Sama-sama kita lihat, kita tidak boleh memaksakan sesuatu, tapi kualitasnya tidak sesuai," kata Enggartiasto.

President & CEO Time International yang memegang lisensi Lumine, Irwan Mussry, mengatakan, pelatihan ini dilakukan dengan mengirim perajin dari Jakarta ke Jepang dan juga memberi tahu perajin di Jepang mengenai potensi yang dimiliki Indonesia.

"Jadi ini sudah dimulai, bukan masalah kapan, tapi secara natural, karena pasar domestik begitu besar, itu akan naturally terjadi," kata Irwan.

Menurutnya, begitu ritel asal Jepang itu memproduksi produk sendiri di Indonesia, Lumine akan langsung mengekspor. Pelatihan kepada perajin dilaksanakan dari tahun 2017 lalu.

Sebagai informasi, di gerai seluas 2.000 meter persegi itu, terdapat lebih dari 17.000- 18.000 sampai produk yang dijual. [NN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: