41 Ribu Unit Bumdes Tumbuh di 74.957 Desa, Pariwsata Jadi Sektor Unggulan

TrubusPreneur
By Binsar Marulitua | Followers 0
27 Nov 2018   21:30

Komentar
41 Ribu Unit Bumdes Tumbuh di 74.957 Desa, Pariwsata Jadi Sektor Unggulan

Ilustrasi (Foto : Binaswadaya.org)

Trubus.id -- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyebutkan, hingga November 2018 jumlah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) telah mencapai 41.000 unit dari total 74.957 desa yang tersebar di Indonesia.

"Sudah mencapai 64 persen bahkan mendekati 70 persen dari seluruh desa yang sudah memiliki BUMDes," kata Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT, Anwar Sanusi di Sleman, Selasa (27/11).

Baca Lainnya : Rp37 Triliun Dana Desa Tahun 2019 Diarahkan untuk Peningkatan SDM dan BUMDes

Menurut Anwar, dari keseluruhan BUMDes yang telah terbentuk, sebagian besar desa mengusung usaha berbasis wisata yang menonjolkan panorama lingkungan serta kuliner yang ada di perdesaan masing-masing. Bentuk usaha itu banyak dipilih karena dinilai cukup besar menampung tenaga kerja. 

"Jenis usaha wisata dinilai lebih memiliki prospek yang tinggi," kata dia.

Meski demikian, ia mengakui tidak semua BUMDes yang telah terbentuk memiliki perkembangan yang bagus. Banyak yang masih memerlukan pendampingan untuk mampu menampung berbagai aktivitas ekonomi yang tumbuh di perdesaan.

Oleh sebab itu, Kemendes PDTT memiliki perhatian serius dengan tetap mengawal dan memfasilitasi berbagai pelatihan untuk meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes dengan menggandeng sektor perbankan. Pelatihan yang diberikan di antaranya mencakup aspek perencanaan bisnis.

Baca Lainnya : Akademi Desa 4.0 Harus Dimaksimalkan untuk Pelatihan Kelola BUMDes

"Memang diperlukan kemampuan perencanaan bisnis yang bagus yang bisa melihat potensi-potensi yang ada di perdesaan," kata dia.

Anwar mengakui sebanyak 41.000 BUMDes yang telah terbentuk sebagian besar masih tersebar di kawasan Indonesia bagian barat, sedangkan di Indonesia timur hingga saat ini jumlahnya masih minim meski potensi daerahnya tidak kalah potensial untuk digarap.

"Tentunya untuk kawasan Indonesia timur masih akan terus kita intensifkan pendampingan. Kami berharap BUMDes yang sudah berdiri bukan hanya dilegalkan dengan perdes tetapi agar bisa tumbuh berkembang. Dari sisi serapan tenaga kerja sudah lebih dari 1 juta tenaga kerja yang terserap," kata dia. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: