Gadis Ini Ajak Selamatkan Lingkungan dengan Tenun Ikat NTT Warna Alam 

TrubusPreneur
By Karmin Winarta | Followers 0
25 Nov 2018   11:00

Komentar
Gadis Ini Ajak Selamatkan Lingkungan dengan Tenun Ikat NTT Warna Alam 

Melody Charisma, fashion and home decor designer (Foto : Karmin Winarta/ Trubus.id)

Trubus.id -- Tenun ikat Nusa Tenggara Timur (NTT)  terkenal dengan pemakaian warna alamnya. Warna indigo, hitam, merah maron maupun kuning gading diambil dari akar, kulit dan daun dari tumbuhan di sekitarnya.

Karena itu dalam prosesnya tidak menyisakan limbah berbahaya sehingga tak aman bagi lingkungan. Kondisi inilah yang mendasari kenapa Melody Charisma, memilih tenun ikat NTT, khususnya Sikka warna alam dalam mendesign produk-produknya. Tidak hanya fashion namun juga home decor dan lainnya.

Kepada Trubus.id designer yang baru berusia 21 tahun ini menyampaikan, "tenun ikat NTT khususnya Sikka itu kan dibuat secara hand made, dan para penenun itu mendedikasikan hidupnya untuk membuat lembaran-lembaran kain tenun yang memukau ini, "katanya Sabtu (24/11).

Baca Lainnya: Daniel David Berdayakan 10 Desa di Sikka dengan Tenun Ikat Warna Alam

Saat ini ia juga sedang menggelar karya-karyanya di event Warisan di Jakarta Convention Center, Senayan. Di event ini, lulusan Monash Univesity ini mengenalkan rancangannya kepada publik.

"Saya ingin tenun ikat Sikka juga dikenal oleh anak-anak milienial, bukan hanya para ibu yang sudah dewasa. Dengan memakai tenun ikat NTT berarti anak-anak muda berperan dalam menyelamatkan lingkungan,  "tambahnya.

Gadis yang mempunyai akun instagram @Melodycharis ini membuat rancangan fashion yang simple namun tetap elegan, sangat kekinian buat dipakai untuk anak-anak muda.

Selain modelnya, Melody juga terlibat dalam menciptakan motif-motif kain tenun Sikka agar lebih bisa diterima generasi muda. Satu lagi yang menjadi perhatiannya adalah ketebalan kain yang selama ini dianggap abnyak orang kurang memberi kenyamanan saat dipakai.

Baca Lainnya: Tenun Ikat Sumba, Kenapa Harganya Dianggap Mahal?

"Di tengah globalisasi seperti sekarang ini, kita harus bisa menonjolkan kekayaan budaya asli Indonesia kepada dunia, katanya bersemangat.

Kini ia tengah terlibat dalam mempersiapkan acara yang akan berlangsung pada bulanJanuari mendatang. Yakni pameran indikasi geografis tenun ikat Sikka warna alam yang menggandeng 20 kelompok tenun.  

Saat ini terdapat 52 motif tenun Sikka yang telah diakui sebagai motif yang khas milik Warga Sikka. Jadi ketika ada orang yang menjiplak atau menitu motif yang telah didaftarkan tersebut, akan berahdapan dengan hukum.

Dalam event tersebut, Melody tak hanya akan mencipta fashion dari kain tenun ikat Sikka, namun ia juga akan menerapkan design untuk home decor, mulai dari ruang tamu, kamar sampai ke toilet.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: