Gestianus Sino: Agar Sukses Bertani, Menanam Harus Sesuai Irama Alam

TrubusPreneur
By Karmin Winarta | Followers 0
17 Nov 2018   09:00

Komentar
Gestianus Sino: Agar Sukses Bertani, Menanam Harus Sesuai Irama Alam

Gestianus Sino (Foto : Istimewa)

Sebelum memutuskan akan menanam sayuran apa saja, Gesti telah melakukan riset selama dua tahun dengan mengidentifikasikan tanaman apa saja yang cocok ditanam di daerah Kupang yang panas. Setelah itu ia melakukan uji coba.

Baca Lainnya: Juwari, Sukses Ubah Lahan Tandus Jadi Produktif dengan Ratusan Embung

"Kupang kelihatannya memang berisi batu karang, namun pada dasarnya tanahnya sangat subur melebihi tempat lain.  Kalau kita kerjakan secara total akan menghasilkan produksi yang baik. Kedua setiap daerah itu mempunyai ciri khas, tanaman yang berbeda-beda. Kita harus menanam mengikuti irama alam, bukan melawan alam, " tambahnya.

Apa yang dilakukannya ini kemudian menginspirasi orang-orang di wilayahnya. Saat ini, Gesti menjadi rujukan untuk melakukan pelatihan dan workshop mengenai pertanian dari berbagai wilayah di Kupang.  Ia pun melakukan kolaborasi dengan beberapa petani, namun untuk menjaga kualitas sayuran organiknya, kini ia tinggal bermitra dengan 6 kelompok tani.

Karena keberhasilannya dalam melakukan bisnis pertanian, ia kini menjadi salah satu dari sepuluh finalis Duta Petani Muda 2018. Menganggapi hal ini Gesti tidak terlalu surprise. 

"Tak ada yang luar biasa, ini hanyalah efek dari sebuah pekerjaan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh, ' katanya. 

Kedepan ia kan lebih menyebarkan motivasi kepada lebih banyak orang, tidak hanya di Kupang, tapi ke seluruh wilayah Indonesia.

"Negara indonesia itu kan negara agraris, indonesia sangat besar. Ngomong NTT aja  juga sangat besar, Kupang juga besar. Tugas kita adalah mengedukasi warga yang ada di sekitar kita mulai dari tingkat RT, desa, lalu kecamatan dan seterusnya. Namun tidak hanya dengan omong belaka, tapi dengan menunjukkan hasil kerja, "katanya bersemangat.

Namun ia mengaku mengalami kendala. Selain hama, ia pernah kelebihan produksi.  

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: