Sepuluh Desa di Malinau Jadi Percontohan Padat Karya Tunai

TrubusPreneur
By Binsar Marulitua | Followers 0
09 Nov 2018   10:04

Komentar
Sepuluh Desa di Malinau Jadi Percontohan Padat Karya Tunai

Program padat karya tunai yang dikerjakan oleh warga (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Sepuluh desa di Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara) jadi percontohan nasional pemanfaatan dana desa, khususnya Program Padat Karya Tunai (PPKT). Sepuluh desa tersebut, yakni Malinau Hilir, Long Lembusan, Bila Bekayuk, Desa Respen Tubu, Long Sule, Sesua, Nahak Ramo, Long Lake, Luso dan Lubak Manis.

Bupati Malinau Yansen TP menyatakan, atas keberhasilan tersebut pemerintah pusat menetapkan 10 desa jadi percontohan nasional karena kerberhasilan semua pihak.

"Utamanya karena peran aktif warga dalam memanfaatkan dana desa serta kerberhasilan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai tingkatan dalam pendampingan serta dukungannya," ujar dia.

Baca Lainnya : Bersama Presiden, Mendes Lihat Langsung Hasil Nyata Program Padat Karya Tunai

Bupati terus mendorong peran aktif warga serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berlomba-lomba memotivasi aparatur desa dengan melakukan pembinaan dan pendampingan. ASN diharapkannya bisa bekerja keras melakukan pendampingan kepada aparatur desa agar penyelenggaraan dan pelaksanaan pembangunan dapat dimaksimalkan.

Pemkab Malinau tercatat sebagai salah satu daerah yang sukses menjalankan program pembangunan dengan melibatkan warganya, mengingat sebelum program pembangunan dana desa dicanangkan secara nasional, daerah itu sudah menjalakan program Gerakan Desa Membangun (Gerdema). Pemkab Malinau melalui program Gerdema telah mengalokasikan dana cukup besar hingga mencapai Rp1 miliar per desa untuk pembangunan.

Ada empat kerangka pembangunan yang diterapkan Malinau, yaitu pertama pemerintahan desanya harus kuat dan mampu menjalankan tugas dan fungsi pemerinathannya.
Kedua, agar sumber daya manusia bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab secara baik. Ketiga, infrastruktur yang menjadi daya dukung terhadap pelaksanaan kegiatan pembangunan di desa. Dan keempat, kerangka ekonomi, yaitu upaya dalam mengelola potensi-potensi yang ada di sekitar desa bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Gerbang Desa, Jalan Keluar Kemiskinan di Jabar

Thomas Aquinus   Keuangan Mikro
Bagikan:          
Bagikan: