Masuk Wilayah Bencana, Warga Karawang Diberi Pelatihan Siaga Banjir

TrubusPreneur
By Astri Sofyanti | Followers 1
24 Okt 2018   12:00

Komentar
Masuk Wilayah Bencana, Warga Karawang Diberi Pelatihan Siaga Banjir

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kabupaten Karawang, Jawa Barat menjadi salah satu daerah yang rawan terjadi bencana banjir hingga longsor saat musim hujan. Mengingat saat ini memasuki musim hujan, Dinas Sosial Kabupaten Karawang akan menggelar pelatihan siaga bencana bagi warga Karawang.

“Di Karawang langganan banjir saat musim hujan karena wilayahnya dilalui Sungai Citarum, jadi kita akan memberikan edukasi berupa pelatihan siaga bencana bagi warga agar saat musim hujan datang, warga telah sigap dalam menghadapi bencana,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karawang, Setya Darma di Karawang, Jawa Barat (24/10).

Lebih lanjut Setya menjelaskan, pelatihan siaga bencana kepada warga ini berupa pelatihan teknis mulai dari mengenal bahaya banjir dan longsor hingga mitigasi bencana secara mandiri oleh warga.

Baca Lainnya : Musim Kemarau Terlambat Datang, Warga Sumsel Masih Siaga Banjir

“Hari ini kita mulai memberikan pelatihan siaga bencana bagi warga yang tinggal di Perum Bentang Alam, Desa Telul Jambe, Kecamatan Teluk Jambe Timur," sambungnya.

Pelatihan siaga bencana, pertama dilakukan di Perum Bentang Alam, karena perumahan ini langganan banjir setiap tahunnya saat musim hujan, ketika Sungai Citarum meluap. Adapun pelatihan yang diberikan ke warga, yakni cara melakukan evakuasi korban dari lokasi banjir ke tempat yang dirasa aman. Selain itu, juga membuat tenda penampungan, membangun shelter serta membuka dapur umum.

Lebih lanjut dikatakan Setya, dengan pelatihan ini, diharapkan warga bisa siaga dan tidak panik jika datangnya bencana.

Baca Lainnya : Anies Baswedan: Jakarta Siaga Banjir Sampai 16 Februari

"Pelatihan ini, dilakukan selama tiga hari kedepan. Dalam pelatihan ini, kita juga melibatkan TNI dan Tagana," ujarnya lagi.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Kabupaten Karawang Supriyatna mengatakan, menghadapi musim penghujan pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi terkait dengan siaga bencana. Rakor ini, diikuti oleh sejumlah instansi terkait.

"Berdasarkan catatan kita, dari 30 kecamatan yang ada, 12 di antaranya rawan banjir," tutur Supriyatna. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

KKP Tebar 20.000 Benih Ikan Mas di Kupang

Binsar Marulitua   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan: