Kemenkop UKM Fasilitasi 18 Produk Koperasi Go Internasional di Ajang TEI

TrubusNews
Thomas Aquinus
16 Okt 2018   10:00 WIB

Komentar
Kemenkop UKM Fasilitasi 18 Produk Koperasi Go Internasional di Ajang TEI

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) memberikan fasilitasi kepada 18 Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUKM) yang berpotensial ekspor terlibat dalam Trade Ekspor Indonesia (TEI) 2018 yang akan berlangsung 24-28 Oktober di ICE BSD Tangerang. Rencananya, 18 koperasi tersebut akan menempati  total stand seluas 162 meter persegi.

"Sekarang kami sedang melakukan  proses seleksi dan kurasi pada 85 KUKM yang telah lolos seleksi awal," jelas Plt Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran, Kemenkop dan UKM Herustiati di sela acara Bimbingan KUKM Potensial Ekspor dan Kurasi Calon Peserta TEI 2018 di Jakarta, Senin (15/10).

Dikatakannya, fasilitasi yang diberikan bertujuan memperluas jaringan pemasaran produk KUKM khususnya yang potensial ekspor. Diharapkan melalui TEI, dapat membantu pencapaian target kontribusi ekspor non migas dari KUKM pada 2018 sebesar 20 persen, atau meningkat dibanding 2017 yang tercatat 16,5 persen.

Baca Lainnya : Minahasa Tenggara Serius Kembangkan UKM Produk Lokal

Kemenkop dan UKM juga terus melakukan upaya pemberdayaan KUKM yang berorientasi ekspor, salah satu caranya adalah memfasilitasi promosi melalui pameran dalam dan luar negeri. Selain itu juga dilakukan pendampingan KUKM dalam hal e-commerce dan bimbingan teknis tata cara dan mekanisme ekspor. Kemenkop UKM juga mendampingi KUKM untuk memperkuat branding sebelum memulai ekspor melalui fasilitasi pendaftaran merek.

Dikatakan Herustiati, masalah dasar selama ini yang dihadapi oleh KUKM dalam memulai ekspor adalah pembiayaan, kapasitas produksi, kemampuan akses pasar yang relatif masih rendah, keterbatasan informasi pasar, dan semakin ketatnya persaingan usaha di dalam dan luar negeri.

"Penyelenggaraan TEI 2018 merupakan salah satu peluang untuk terus meningkatkan ekspor sehingga ekonomi dapat terus tumbuh. Apalagi di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu, di tengah perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina, kita harus dapat melihat dan memanfaatkan setiap peluang untuk mendorong ekspor," katanya. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Trubus Dorong Kemandirian Pangan Keluarga dengan Tabulampot

Pendampingan   08 Agu 2020 - 16:11 WIB
Bagikan:          

Babad Bina Swadaya, Awal Mula Berdirinya Bina Swadaya

Pendampingan   04 Agu 2020 - 15:15 WIB
Bagikan:          
Bagikan: