12 Desa Miskin di Purbalingga Mendapat Dampingan Usaha dari Dinkop UKM

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
16 Okt 2018   10:30

Komentar
12 Desa Miskin di Purbalingga Mendapat Dampingan Usaha dari Dinkop UKM

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, bergerak dalam kegiatan pendampingan pengembangan usaha kecil yang tersebar di 12 desa kategori desa miskin. 

''Kegiatan pendampingan ini kita berikan sesuai dengan program Pemkab untuk melakukan percepatan pengentasan desa miskin,'' ujar Kepala Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada Dinkop UKM Kabupaten Purbalingga, Adi Purwanto, Senin (15/10).

Dikatakannya, ada empat tahapan yang akan dilakukan dalam pendampingan yang dilakukannya. Antara lain, memberikan pelatihan produksi, bimbingan selama proses usaha, pembinaan manajemen yang dilakukan melalui kerja sama dengan Universitas Peradaban Bumiayu, dan achievement motivation.

Baca Lainnya : BPOM Larang Pelaku UMKM Urus Izin Edar Produk Lewat Calo

Menurutnya, dalam upaya pendampingan, pihaknya melakukan penilaian potensi lokal yang ada di 12 desa tersebut. Setelah diinventarisir, kemudian dilakukan pemilahan untuk menentukan UMKM yang memang  potensial untuk dikembangkan.

''Misalnya, bila di satu desa potensi yang menonjol berupa produk bambu, ya kita melakukan pelatihan terkait bambu. Demikian juga, bila potensinya buah nanas atau mungkin produk lain, maka kita beri pelatihan yang sesuai dengan potensi tersebut,'' terangnya.

Setelah dilakukan pemilahan, dari 12 desa miskin yang akan mendapat pendampingan, saat ini baru empat desa yang sudah mampu melakukan produksi dari potensi yang ada.

Baca Lainnya : Pelaku UMKM Kulon Progo DIY Masih Butuh Pendampingan Diskop UKM Untuk Pasarkan Produk

''Sedangkan delapan desa yang lainnya itu masih kita bina terus dalam proses produksi kemudian dari sisi pemasarannya masih kita bina terus karena konsepnya sendiri ‘Bisa Gawe Bisa Adol’,'' ujar Adi.

Adi juga mengungkapkan, Dinkop UKM juga akan memberikan berbagai fasilitasi berupa kemasan, hak merek, perizinan, sertifikasi halal, dan fasilitas lainnya. ''Bahkan bila bagi UMKM yang sudah siap, kami juga akan membantu peralatan produksi,'' singkatnya.

Dikatakannya, pendampingan terhadap 12 desa ini akan terus dilakukan hingga akhir 2018. Sementara itu desa-desa miskin lainnya, akan mendapatkan fasilitasi serupa pada tahun-tahun selanjutnya. ''Desa-desa yang menjadi sasaran, diutamakan yang masuk kategori desa miskin. Namun fokusnya, kemungkinan di bidang pariwisata,'' pungkasnya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Gerbang Desa, Jalan Keluar Kemiskinan di Jabar

Thomas Aquinus   Keuangan Mikro
Bagikan: