Dunia Akui Program Dana Desa Sebagai Langkah Nyata Pencapaian SDGs

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
13 Okt 2018   15:00

Komentar
Dunia Akui Program Dana Desa Sebagai Langkah Nyata Pencapaian SDGs

Presiden Center for Global Development, Masood Ahmed (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Program Dana Desa yang disalurkan Pemerintah Indonesia sejak tahun 2015 lalu mendapat perhatian dunia internasional saat Pertemuan Tahunan IMF – World Bank 2018 di Nusa Dua, Bali. Salah satunya, Center for Global Development, sebuah lembaga yang bekerja untuk menurunkan tingkat kemiskinan global mengapresiasi program dana desa karena dinilai mampu menciptakan kualitas hidup masyarakat pedesaan yang lebih baik.

“Sustainable Development Goals (SDGs) adalah tujuan pembangunan global yang perlu dicapai mulai dari level individu, komunitas, pedesaan, kota-kota kecil, kota besar hingga negara. Karenanya, beragam program pembangunan yang fokus pada pertumbuhan ekonomi, pendidikan, kesehatan, air bersih, serta infrastruktur dasar menjadi bagian penting untuk memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat,” ujar Presiden Center for Global Development, Masood Ahmed, di sela sela seminar tentang “Leveraging Policies for Sustainable Development Goals” pada Pertemuan Tahunan IMF – World Bank di Nusa Dua, Bali.

Baca Lainnya : Rp37 Triliun Dana Desa Tahun 2019 Diarahkan untuk Peningkatan SDM dan BUMDes

Masood menjelaskan, kebijakan dana desa merupakan bagian penting dalam kontribusi pemerintah Indonesia mewujudkan tujuan pembangunan global dan dunia yang lebih baik. Pembangunan sarana dan prasarana melalui dana desa, adalah langkah nyata mendukung pengentasan kemiskinan yang menjadi tujuan dari SDGs.

Dalam kurun waktu 3 tahun sejak 2015 hingga 2018, program dana desa telah menunjukkan hasil pembangunan yang signifikan di wilayah pedesaan. Pemanfaatan Dana Desa (DD) sendiri terbagi atas dua aspek, yakni untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

Pembangunan infrastruktur jalan di Desa Pangkalan Gelebak (Foto: Dok Kemendes PDTT)

Data mencatat, dana desa dalam kurun waktu 2015 hingga 2018 telah menghasilkan diantaranya 158.619 kilometer jalan desa, 1.028.225 meter jembatan desa, 3.026 unit embung desa, 7.421 unit pasar desa, dan 39.565 unit irigasi.

Sementara itu untuk menunjang peningkatan kualitas hidup masyarakat desa, dana desa telah dimanfaatkan diantaranya untuk membangun 942.927 unit air bersih, 178.034 unit MCK, 48.694 unit Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 8.028 unit Polindes, dan 39.920.120 meter drainase.

Baca Lainnya : Kejaksaan Negeri Mamuju Sulbar Komitmen Kawal Dana Desa

Sebelumnya, model pembangunan pedesaan dengan program dana desa di Indonesia juga mendapat apresiasi dari  peraih nobel di bidang ekonomi Joseph Stiglitz  Dirinya menilai, masifnya pembangunan di pedesaan adalah wujud dari pola pembangunan yang sangat baik.

Padat Karya Tunai di Desa  Gemaharjo Pacitan (Foto: Dok Kemendes PDTT)

"Saya sangat mengapresiasi model pembangunan seperti ini di mana pembangunan di mulai berdasar pada kebutuhan yang berbeda pada setiap daerah dan ini menghasilkan pola pembangunan wilayah yang sangat menabjubkan," ujar Stiglitz pada Forum Tri Hita Karana (THK) Sustainable Development dengan tema “Kesetaraan dan Pertumbuhan Inklusivitas, Keberlanjutan, dan Kepemimpinan, baru-baru ini.

Sebagai informasi, pada tahun 2018, jumlah dana desa yang disalurkan pemerintah yakni sebesar Rp60 Triliun. Jumlah tersebut disalurkan ke 74.957 desa di seluruh Indonesia. Setiap desa rata-rata mendapatkan Rp600 – Rp800 juta. Jumlah dana desa akan meningkat tahun 2019 mendatang dengan alokasi sebesar Rp73 Triliun. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

607 Infrastruktur Kaltim Dibangun dari Dana Desa

Binsar Marulitua   Pendampingan
Bagikan:          
Bagikan: