Jokowi Minta Bank Wakaf Mikro Bisa Sentuh Masyarakat Ekonomi Menengah ke Bawah

TrubusPreneur
By Karmin Winarta | Followers 0
08 Okt 2018   22:00

Komentar
Jokowi Minta Bank Wakaf Mikro Bisa Sentuh Masyarakat Ekonomi Menengah ke Bawah

Presiden Jokowi (Foto : Reza Perdana)

Trubus.id -- Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi berharap keberadaan Bank Wakaf Mikro dapat menjadi solusi permodalan bagi masyarakat menengah ke bawah yang belum tersentuh lembaga keuangan formal.

Hal itu dikatakan orang nomor satu di Indonesia ini saat meluncurkan program Bank Wakaf Mikro Pondok Pesantren Mawaridussalam di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi didampingi Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso. Peluncuran program Bank Wakaf Mikro merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Jokowi di Sumut.

Bank Wakaf Mikro juga diharapkan bisa membantu perekonomian masyarakat di daerah Pondok Pesantren Mawaridussalam dan sekitarnya. Presiden Jokowi mengatakan, pendirian Bank Wakaf Mikro merupakan terobosan baru dalam meningkatkan partisipasi masyarakat yang memiliki pendapatan lebih. Masyarakat dalam golongan ini diharapkan bisa mendonasikan sebagian hartanya guna membantu masyarakat yang tidak mampu.

"Saya dukung upaya yang dilakukan OJK mendampingi pengembangan lembaga keuangan mikro, seperti Bank Wakaf Mikro di seluruh penjuru negeri," kata Jokowi, Senin (8/10).

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso menerangkan, Bank Wakaf Mikro Pondok Pesantren Mawaridussalam adalah yang pertama diresmikan Presiden di Sumut. Namun Bank Wakaf Mikro Pondok Pesantren Mawaridussalam ini adalah Bank Wakaf ke-33 yang beroperasi di seluruh Indonesia.

Perhatian dan dukungan Presiden dalam mendorong pemberdayaan ekonomi umat, melalui pengembangan Bank Wakaf Mikro, memberikan motivasi dan penyemangat lebih bagi OJK untuk terus berupaya meningkatkan inklusi keuangan.

"Apalagi bagi para pelaku usaha kecil dan mikro yang belum terjangkau akses keuangan formal," terangnya.

Saat ini OJK sedang mengembangkan inovasi baru dalam pengembangan Bank wakaf Mikro, yakni Pembiayaan Bank Wakaf Mikro untuk klaster utama mikro. Uji cobanya dilakukan kepada lebih dari 2.000 pembatik di Yogyakarta.

Tidak hanya itu, OJK juga menjalin kerja sama Bank Wakaf Mikro dengan Bumdes dalam pemasaran produk-produk nasabah Bank Wakaf Mikro. Rencananya, hal ini akan diuji coba melalui kerja sama dengan Pemerintah Bondowoso.

"Kita juga mendirikan Bank Wakaf Mikro dengan basis kerja sama Pemerintah Bondowoso, juga dengan komunitas dan perguruan tinggi," ungkap Wimboh.

Bank Wakaf Mikro Pondok Pesantren Mawaridussalam berlokasi di Jalan Peringgan, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumut. 

Skema pembiayaan melalui Bank Wakaf Mikro adalah pembiayaan tanpa agunan dengan nilai maksimal Rp3.000.000 dan margin bagi hasil yang dikenakan setara 3% per tahun. Dalam skema pembiayaan Bank Wakaf Mikro juga disediakan pendampingan bagi kelompok. 

Sampai September 2018, OJK telah memfasilitasi 32 Bank Wakaf Mikro yang tersebar di 21 wilayah. Bank Wakaf Mikro tersebut telah menyalurkan pembiayaan kepada 6.764 orang nasabah, dengan total pembiayaan sebesar Rp7,51 miliar. [KW/SN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Koperasi Solusi Pemerataan Perekonomian Nasional

Thomas Aquinus   Keuangan Mikro
Bagikan:          
Bagikan: