Darmin Nasution Dorong Pelaku Usaha Wisata Gunakan KUR Pariwisata

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
27 Sep 2018   17:30

Komentar
Darmin Nasution Dorong Pelaku Usaha Wisata Gunakan KUR Pariwisata

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menginginkan kegiatan usaha yang bergerak di sektor pariwisata memanfaatkan kredit usaha rakyat (KUR).
Hal tersebut disampaikan Darmin dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III Kementerian Pariwisata di Jakarta, Kamis (27/9). Darmin menjelaskan bahwa KUR Pariwisata sudah disiapkan sejak dua tahun lalu dan semua kegiatan mikro dan kecil yang produktif bisa mengajukan.

"Saya ingin menekankan bahwa ada kredit itu, dan kami sudah mengidentifikasi supaya jangan dibilang tidak boleh oleh pemeriksa," ujar mantan gubernur Bank Indonesia itu.

KUR pariwisata sendiri adalah KUR yang diberikan untuk kegiatan usaha produktif dalam rangka mendukung 10 destinasi pariwisata prioritas dan 88 kawasan strategis pariwisata nasional dengan plafon kredit sesuai kebutuhan usahanya. Dijelaskan, KUR sektor pariwisata dapat diberikan kepada individu atau kelompok usaha dengan suku bunga tujuh persen efektif per tahun.

Baca Lainnya : Banyak Kredit Macet, Jumlah Koperasi di Kulon Progo Akan Dipangkas

Darmin mengungkapkan, KUR sektor pariwisata dibagi menjadi KUR mikro dan KUR kecil. Batas maksimum kredit untuk KUR mikro adalah Rp25 juta, sedangkan KUR kecil di atas Rp25 juta sampai Rp500 juta.

"Jumlah kredit untuk KUR kecil dengan plafon Rp500 juta mestinya cukup memadai untuk berjualan makanan dan minuman atau untuk homestay yang standarnya lebih bersih," ujar Darmin.

Dijelaskan juga bahwa KUR disubsidi bunganya oleh APBN sehingga bisa sebesar tujuh persen. Subsidi yang disediakan adalah Rp11 triliun, sehingga jumlah yang bisa disalurkan sekitar Rp120 triliun.

Baca Lainnya : Diskop UKM Kutim Gelar Pelatihan Pajak dan Kredit untuk UKM

Ada 12 bidang usaha sektor pariwisata yang dapat memanfaatkan KUR pariwisata, yaitu agen perjalanan, sanggar seni, penyediaan makanan minuman, usaha jasa pramuwisata, jasa informasi pariwisata, dan wisata tirta.

Selain itu pengelolaan tempat wisata, penyediaan akomodasi, jasa konsultan pariwisata, jasa transportasi pariwisata, industri kerajinan dan pusat oleh-oleh, serta penyelenggaraan MICE (meeting, incentive, convention, exhibition). [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Gerbang Desa, Jalan Keluar Kemiskinan di Jabar

Thomas Aquinus   Keuangan Mikro
Bagikan: