Membanggakan, KSU Petani Kopi Situbondo Berhasil Ekspor Perdana ke AS

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
25 Sep 2018   08:00

Komentar
Membanggakan, KSU Petani Kopi Situbondo Berhasil Ekspor Perdana ke AS

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Koperasi Serba Usaha (KSU) Surya Abadi Kayumas di Desa Kayumas, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, untuk pertama kalinya berhasil mengekspor kopi berstandar fairtrade dalam bentuk Kopi Arabika Kayumas "Taman Dadar" ke Amerika Serikat.

Disebutkan, dengan dukungan PT Indokom Citra Persada Sidoarjo, Pemerintah Daerah, serta Perhutani, KSU Surya Abadi Kayumas akan mengirim 44.400 kilogram kopi ke pasar Amerika Serikat.

Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Samsul Widodo menyatakan, keberhasilan tersebut merupakan keberhasilan bersama antarpemangku kepentingan yang terlibat. Dikatakannya, hal tersebut menjadi contoh bagi daerah-daerah lain untuk bisa mengembangkan produk unggulan di daerahnya.

"Keberhasilan KSU Surya Abadi Kayumas akan direplikasi di 122 daerah tertinggal. Ini adalah contoh konket kesuksesan upaya konsolidasi hasil produksi pertanian dan sinergi stakeholders terkait. Ini sangat sejalan dengan yang dilakukan Kemendes PDTT. Semangat Gerakan Ekonomi Rakyat ini akan kita lanjutkan di tempat-tempat lain," ujarnya.

Baca Lainnya : Belum Dilirik, Nyatanya Koperasi Bisa Hindarkan Petani Kopi dari Tengkulak

Kegiatan simbolis fee premium dari penjualan perdana Kopi Fairtrade dari PT Indokom Citra Persada kepada KSU Surya Abadi Kayumas sebesar Rp288.000.000 akan dilakukan di Sekretariat KSU Surya Abadi Kayumas, Senin (24/9). Kegiatan juga dibarengi dengan peresmian pembangunan kantor koperasi, peresmian pembangunan jalan tani, penyerahan alat-alat pertanian dari koperasi kepada Kelompok tani, serta pembagian paket sembako kepada 80 keluarga petani.

"KSU Surya Abadi Kayumas mampu menjadi ikon baru dalam gerakan ekonomi rakyat. Mereka turut berperan dalam pembangunan ekonomi desa, perluasan lapangan kerja, serta menjadi magnet baru bagi para generasi muda untuk mencintai dan terjun dalam usaha pertanian khususnya kopi," ujar Samsul.

Berawal dari permasalahan petani kopi terkait besarnya pengeluaran biaya perawatan saat musim panen jika budidaya dilakukan secara individual, maka 40 petani kopi sepakat membentuk KSU Surya Abadi Kayumas. Sejak itulah, perjalanan kisah sukses KSU Surya Abadi Kayumas tersebut berawal dari komitmen dan kerja keras yang dimulai sejak 2003.

Baca Lainnya : Ingin Kembali Berjaya, Pemkab Jember Bina 214 Ribu Petani Kopi dan Latih Barista

KSU Surya Abadi Kayumas fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup petani kopi yang menjadi anggotanya, baik dalam sistem manajemen pertanian maupun peningkatan ekonomi petani. Namun pada 2014-2015, koperasi cenderung pasif dan pada tahun 2016, permasalahan yang dihadapi kian kompleks.

Kuantitas dan kualitas kopi jenis arabika yang ditanam di sebelah utara lereng Gunung Ijen dengan ketinggian 1.200-1.500 mdpl semakin menurun.

Dengan menjalin kerja sama dengan PT. Indokom Citra Persada sebagai mitra dagang koperasi para petani pun perlahan bangkit. Aktivitas koperasi makin bergeliat karena ada jaminan permintaan pasar terhadap kopi yang dihasilkan koperasi.

Baca Lainnya : Pengamat Pertanian Nilai Pengembangan SDM Petani Kopi Flores Belum Optimal

Selain melakukan pembelian kopi sejak tahun 2006, PT Indokom Citra Persada diketahui juga memberikan dukungan dan pendampingan untuk peningkatan kualitas dan produktivitas kopi, serta pengelolaan sistem pertanian yang berkelanjutan.

Hal tersebut diimbangi dengan pemberian bantuan sarana dan prasana kepada koperasi, seperti mesin pengolahan, bangunan pengolahan, bibit kopi dan tanaman penaung, serta menempatkan tim agronomis sebagai pendamping petani. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: