Pengolahan Sampah Canggih Sunter Dibangun Tahun Ini

TrubusPreneur
By Astri Sofyanti | Followers 1
18 Sep 2018   11:30

Komentar
Pengolahan Sampah Canggih Sunter Dibangun Tahun Ini

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Fasilitas pengolahan sampah atau Intermediate Treatment Facility (ITF) yang rencananya berdiri di kawasan Sunter, Jakarta Utara ini diproyeksikan mulai dibangun pada akhir tahun ini. ITF Sunter adalah satu dari empat proyek pengolahan sampah modern yang direncanakan berdiri di Jakarta.

ITF Sunter merupakan situs pengolahan sampah dalam kota yang ditargetkan dapat mengurangi beban kerja Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. Tempat ini diperkirakan dapat mengolah sampah hingga 2.200 ton, dari total 7.500 ton sampah yang dihasilkan DKI Jakarta setiap harinya.

Selain itu, sampah yang diolah di ITF Sunter juga akan diubah menjadi daya listrik sebesar 35 Megawatt. Proyek ITF Sunter sebenarnya sudah diresmikan oleh mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pada 20 Mei lalu. Sandi menyebut ITF Sunter dapat menyerap 7.000 lapangan kerja bagi warga di Jakarta Utara.

Baca Lainnya : 87 Kota Besar di Indonesia, Sumbang 80 Persen Sampah di Laut

Sebagai informasi, ITF Sunter ini dibangun untuk membantu Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, dan dinilai akan segera terwujud jika sejumlah persyaratan telah dipenuhi.

"Jika jadwalnya tidak mundur lagi, di Desember ini akan mulai dibangun," kata Kepala Unit Pengelolaan Sampah Terpadu (UPST) Bantar Gebang, Asep kepada wartawan, di Jakarta, baru-baru ini.

Pihaknya menegaskan, pembangunan ITF Sunter masih berjalan sesuai jadwal hingga kini. PT Jakarta Propertindo (Jakpro) disebut masih terus mengurus perjanjian dengan perusahaan mitra dalam proyek ini, yakni Fortum asal Finlandia.

Baca Lainnya : Yogyakarta Baru Penuhi 50 Persen Realisasi Target Pengurangan Sampah Menuju 2025

 Lebih lanjut dikatakan Asep, saat ini proses pembangunan masih diurus izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Proses serah terima lahan juga masih berlanjut hingga saat ini.

"Kalau kendala masih on the track jadi karena semua masih dalam proses masih sesuai jadwal," ungkapnya.

Menurutnya, fasilitas itu harus segera dibangun karena TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, hanya sanggup menampung pembuangan sampah warga DKI Jakarta hingga 2027 mendatang. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

607 Infrastruktur Kaltim Dibangun dari Dana Desa

Binsar Marulitua   Pendampingan
Bagikan:          
Bagikan: