Kemendes PDTT Beri Jaringan Luas Dukung Prukades Jagung di Bengkulu Selatan

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
17 Sep 2018   18:45

Komentar
Kemendes PDTT Beri Jaringan Luas Dukung Prukades Jagung di Bengkulu Selatan

Prukades Jagung Kabupaten Bengkulu Selatan (Foto : Dok Kemendes PDTT)

Trubus.id -- Kementerian Desa, pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terus mendukung Kabupaten Bengkulu Selatan dalam mengembangkan Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) dengan komoditi tanamam jagung.

Hal tersebut diungkapkan oleh Plt. Dirjen Pengembangan Kawasan Perdesaan (PKP) Kemendes PDTT Harlina Sulistyorini yang mengatakan, Jagung di Bengkulu Selatan masih belum mendapatkan hasil yang maksimal karena sejumlah faktor di antaranya yakni pascapanen yang berdampak pada kualitas jagung.

"Karena itu, Kami akan membantu dari hulu ke hilirnya agar jagung di Bengkulu Selatan mendapatkan hasil yang maksimal sehingga petani bisa terus sejahtera," kata Herlina usai menyaksikan panen raya Jagung di Desa Nanjungan, Kecamatan Kedurang Ilir, Bengkulu Selatan.

Baca Lainnya : Kemendes PDTT Prioritaskan Produksi Lahan Pertanian Kerjasama dengan Swasta

Selain bantuan dalam bentuk bantuan anggaran, Kemendes PDTT juga akan memfasilitasi dengan menganggendakan temu bisnis antara Kabupaten dengan Kementerian terkait, dunia usaha dan perbankan untuk mengembangkan Prukades.

"Kami akan menghubungkan dengan sejumlah kementerian terkait dan dunia usaha serta perbankan. Kementerian terkait akan memberikan dukungan dengan sejumlah programnya, dunia usaha terkait pascapanennya dan perbankan terkait permodalan. Ini kami lakukan agar perekonomian di desa dan pendapatan masyarakat desa bisa meningkat," ujar Harlina yang dalam menyaksikan panen raya jagung bersama dengan Dirjen PKP2Trans Harri Pramudiono dan Plt. Dirjen PDTU Aisyah Gamawati.

Baca Lainnya : Bisnis Model Prukades, Solusi Atasi Kemiskinan di Daerah

Sementara itu, Plt. Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi mengungkapkan telah menargetkan jagung siap tanam di Bengkulu Utara  seluas 18 ribu hektare. Namun yang sudah siap tanam hingga tahap penyaluran benih seluas 13 ribu hektare.

"Kami berharap sarana pascapanen di setiap desa sudah tidak terkendala agar kualitas jagung bisa terjaga dan harga tetap baik. Saat ini harga Rp 3.800 hingga Rp 4.000 perkilo di tingkat petani. Dengan harga tersebut, para petani patut tersenyum,"ujarnya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: