Belum Dilirik, Nyatanya Koperasi Bisa Hindarkan Petani Kopi dari Tengkulak

TrubusNews
Ihsan Maulana
05 Sep 2018   20:45 WIB

Komentar
Belum Dilirik, Nyatanya Koperasi Bisa Hindarkan Petani Kopi dari Tengkulak

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Cianjur, Jawa Barat, terus mendorong petani dan pengusaha kopi di Cianjur, untuk segera membentuk koperasi. Hal ini bertujuan untuk lebih mensejahterakan para petani.

"Tentu, dengan dibentuknya koperasi, sebagai upaya memaksimalkan potensi kopi untuk kesejahteraan petani," ujar Kepala Bidang Koperasi UMKM Diskoperindag Cianjur, Adi Nugroho, Rabu (5/9).

Baca Lainnya : Kunci Pengembangan Komoditi Kopi Harus Dilakukan Sejak dari Hulu

Ia menambahkan, Cianjur memiliki potensi yang besar untuk mengulang sejarah sebagai daerah penghasil kopi terbesar di Jawa Barat. Terlebih sejak beberapa tahun terakhir, para petani mulai menanam kopi di berbagai wilayah.

Dengan makin meningkatnya produksi kopi di wilayah tersebut, sehingga perlu dibentuk sebuah koperasi untuk petani, agar bisa melindungi hasil produksi dan kebutuhan petani.

"Karena semakin banyak petani kopi, seharusnya bisa diarahkan untuk membentuk koperasi petani karena sampai saat ini, belum ada koperasi untuk komoditas kopi," imbuhnya.

Baca Lainnya : Tingkatkan Daya Saing, Kemenkop UKM Bina Pelaku Koperasi/UKM Kopi

Ia meyakini, dengan dibentuknya koperasi, bisa secara efektif memutus mata rantai perjalanan kopi, sehingga komunikasi antara petani dengan pembeli atau pengusaha bisa langsung terjadi.

"Nah, jadi keberadaan tengkulak yang selama ini merugikan petani bisa terhapus dengan sendirinya karena fungsi utama koperasi, sehingga petani lebih sejahtera. Harga pun lebih stabil dan keuntungan penuh untuk petani," tutupnya. [RN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Dana Desa Berikan Dampak Signifikan Terhadap Ekonomi Perdesaan

Pendampingan   23 Feb 2020 - 23:58 WIB
Bagikan:          
Bagikan: