Jack Ma, Guru Miskin yang Jadi Kaya Raya Berkat Dunia Maya

TrubusPreneur
By Syahroni | Followers 2
01 Sep 2018   20:26

Komentar
Jack Ma, Guru Miskin yang Jadi Kaya Raya Berkat Dunia Maya

CEO Alibaba, Jack Ma. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Garis hidup seseorang memang sulit untuk ditebak. Takdir dan kegigihan dipercaya bisa merubah garis hidup seseorang. Setidaknya itulah yang bisa kita pelajari dari sosok Jack Ma.

Yah, siapa sangka pengusaha asal China yang populer disebut 'Manusia Rp750 Triliun' dulunya bukanlah siapa-siapa. Pria yang berada di urutan ke 20 manusia terkaya di dunia berkat bisnis e-commerce yang dibangunnya, Alibaba ini dulunya hanyalah seorang guru miskin.

Karir pria kelahiran Hangzhou, Zhejiang, China 10 September 1964 itu diawali sebagai guru dan jasa penerjemah bahasa Inggris sekitar tahun 1990-an silam. Jack Ma memang diketahui andal dan fasih berbahasa Inggris. Sejak kecil dia sudah belajar bahasa Inggris dengan para turis yang datang ke China.

Sebagai guru bahasa Inggris, Jack Ma pernah diminta mewakili sebuah perusahaan China untuk menagih utang pada seseorang di Amerika Serikat (AS). Dia meluangkan waktu datang ke rumah temannya Ken Morley di Seattle. 

Di sana ada komputer yang terhubung internet. Saat itulah Jak Ma pertama kali mengenal internet. Namun sayangnya, kala itu ia belum berani menyentuh komputer itu.

"Temannya itu lalu berkata jangan takut, kamu takkan merusaknya. Sentuh saja," cerita Porter Erisman, mantan Vice President Alibaba dikutip dari CNBC.

Setelah pengalaman pertamanya dengan komputer dan internet itulah. Jack Ma mengagumi teknologi ini. Namun ketika ia mencari soal China, tidak ada yang ditemukan di mesin pencarian saat itu. Dari situlah, ide bisnis dengan memanfaatkan internet muncul di otaknya.

"Dia berkata pada dirinya, jika aku bisa memasukkan perusahaan China di internet dan memungkinkan mereka terkoneksi dengan pebisnis di AS dan negara lain, mungkin saja aku bisa menciptakan bisnis yang powerful," kata Porter.

Setelah mengenal internet, ia memutuskan untuk memfasilitasi para pedagang. Tiongkok menjual barang ke luar negeri melalui dunia maya. Ini lah yang menjadi bagian penting terhadap karier Jack Ma dalam membangun bisnis e-commerce terbesarnya, Alibaba.

Kini, Jack Ma tercatat sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Di 2014, penawaran saham perdana (IPO) Alibaba sebesar US$ 25 miliar tercatat sebagai IPO terbesar dalam sejarah. Saat ini, perusahaan e-commerce tersebut baru saja memiliki kapitalisasi pasar US$ 500 miliar atau setara dengan Rp 6.655 triliun.

Raihan tersebut membuat perusahaan yang dipimpin oleh Jack Ma ini bergabung dengan perusahaan yang sudah ada di klub Rp 6.655 triliun, yakni seperti Tencent, Apple, Alphabet (induk dari Google), Microsoft, Amazon, dan Facebook. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: