Perempuan Makin Rawan Alami Kekerasan Gender Pascabencana

TrubusPreneur
By Ihsan Maulana | Followers 0
24 Agu 2018   22:00

Komentar
Perempuan Makin Rawan Alami Kekerasan Gender Pascabencana

Pengungsi wanita korban gempa lombok (Foto : Trubus.id / Thomas Aquinus Krisnaldi)

Trubus.id -- Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dalam Situasi Darurat dan Kondisi Khusus, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPA), Nyimas Aliah mengungkapkan, kaum perempuan lebih rawan mendapatkan kekerasan gender, terutama pada situasi bencana.
    
"Pada situasi normal saja, kekerasan terjadi cukup tinggi, apalagi pada situasi darurat dan bencana," ujar Nyimas di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Jakarta, Jumat (24/8).

Nyimas menambahkan, kasus kekerasan gender yang terjadi saat situasi darurat dan bencana, memang selama ini tidak banyak terungkap. Mengingat layanan pengaduan yang belum tersedia hingga penanganannya yang relatif rendah.

Baca Lainnya : Pemerintah Siapkan FL Bangun Ribuan Rumah Rusak di Lombok
    
Kasus kekerasan gender terjadi akibat perempuan dan anak sebagai kelompok rentan mengalami relasi kuasa dan ketergantungan yang tinggi terhadap orang lain saat terjadi bencana.

"Makanya, pada saat terjadi bencana, perempuan harus dibangkitkan dan dibangkitkan semangatnya. Bila perempuan tangguh saat bencana, maka akan menguatkan anak-anak dan perempuan lainnya," tegasnya.

Ia mencontohkan, dalam penanganan gempa Lombok dan sekitarnya, pihaknya telah menerima dua laporan percobaan perkosaan yang menimpa seorang perempuan berusia 20 tahun, dan satu lagi pada anak perempuan berusia 15 tahun.

Baca Lainnya : Bina Swadaya dan ERCB Fokus Beri Bantuan di 6 Desa Terdampak Gempa Lombok

Saat ini, kasus tersebut sudah ditangani dan korban didampingi untuk penanganan psikologis.

"Untuk mencegah kasus serupa, Kementerian PPA sudah meluncurkan pos ramah perempuan dan anak di Lombok, yang standby melayani pengaduan pelanggaran hak-hak anak dan perempuan selama 24 jam. Itu kita pantau terus," tutupnya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

607 Infrastruktur Kaltim Dibangun dari Dana Desa

Binsar Marulitua   Pendampingan
Bagikan:          
Bagikan: