Endik Pranoto, Bisnis Online Sepatu Kulitnya  Raup Omset Berlipat

TrubusPreneur
By Ihsan Maulana | Followers 0
07 Agu 2018   12:30

Komentar
Endik Pranoto, Bisnis Online Sepatu Kulitnya  Raup Omset Berlipat

Sepatu (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Di tengah jaman yang serba digital, pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Indonesia, terus didorong untuk lebih "go online" karena cakupan pasarnya tidak hanya domestik, namun juga internasional.

Salah satu bukti pemanfaatan penjualan daring (online) adalah IKM sepatu kulit asal Jawa Timur satu ini.

Industri kecil skala rumahan produksi sepatu kulit, Praktis, asal Magetan ini, telah sukses menjangkau pemasaran hingga seluruh Indonesia dengan memanfaatkan jaringan belanja daring.

Pemilik IKM Praktis, Endik Pranoto menjelaskan, industri rumahan yang didirikan ayahnya (alm) Widyo Susanto, sejak tahun1986 sampai saat ini terus berkembang.

Dari awalnya memproduksi sepatu seorang diri, industri rumahan itu, kini telah memiliki 28 orang pekerja, dengan rincian 20 orang bekerja di bagian produksi, dan sisanya di bagian pemasaran, termasuk menjaga toko.

Baca Lainnya: Titus K Limu, Melukis dalam Bentuk Tenun Ikat Sumba Warna Alam

"Mulai tahun 2012 ya, kami mengembangkan pemasaran melalui sistem daring, sehingga kami sudah menjangkau hampir seluruh daerah di Indonesia," ungkap Endik, kepada wartawan ketika ditemui di Magetan, baru-baru ini.

Dengan menerapkan penjualan secara daring, produksi sepatunya pun terus meningkat. Kini telah menembus 60 pasang sepatu/hari dengan harga antara Rp100 ribu -  Rp800 ribu/pasang.

Ia mengaku, sepatu yang dijual melalui aplikasi daring, harganya lebih tinggi dari yang dijual di tokonya.

"Produk sepatu yang kami jual di toko harganya antara Rp100 ribu hingga Rp500 ribu/pasang. Kebanyakan jenis pantofel," lanjutnya.

Pembeli yang datang langsung ke toko, mayoritas adalah konsumen lokal Magetan dan sekitarnya. Mereka biasanya menginginkan harga yang lebih murah.

Baca Lainnya: Kisah Sukes Septy Diana Beternak Bebek Petelur di Cianjur

"Sedangkan yang kami jual melalui online, kebanyakan sepatu gentlement, sepatu pria model boot dan kasual. Harganya antara Rp400 ribu hingga Rp800 ribu/pasang," sambungnya.

Endik menuturkan, sepatu produksinya menggunakan bahan baku kulit sapi pilihan, yang biasa didapatkan dari Magetan.

"Soal bahan baku tidak ada masalah. Tapi yang jadi kendala sebenarnya masalah SDM. Karyawan di bagian produksi kadang-kadang libur mendadak, ketika kami membutuhkan," pungkasnya.

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: