Kemitraan Teknologi Pangan LIPI dan UMKM Diharapkan Jadi Solusi Stunting

TrubusNews
Thomas Aquinus
05 Agu 2018   15:00 WIB

Komentar
Kemitraan Teknologi Pangan LIPI dan UMKM Diharapkan Jadi Solusi Stunting

Moeldoko Kepala KSP cicipi produk LIPI yang sekaligus juga bisa menjadi pencegah stunting (Foto : KSP)

Trubus.id -- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Subang menyambut baik pemerintah yang terus mendorong teknologi pangan agar dapat mengatasi persoalan stunting.

“Pencegahan stunting menjadi salah satu komitmen kami. Ini bisa ditunjukkan dengan pengembangan teknologi pangan fungsional berbasis bahan baku lokal. Salah satunya adalah produk Banana Bar yang telah dicicipi oleh Presiden Jokowi beberapa waktu lalu,” ujar Kepala LIPI Laksana Tri Handoko.

Salah satunya adalah produk Banana Bar (Pro Barz)  merupakan pangan fungsional yang dihasilkan oleh PPTTG LIPI.Produk ini juga sempat dicicipi oleh Presiden Jokowi dan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim dalam kunjungannya ke Bogor, Jawa Barat.

Baca Lainnya : Dalam Peringatan Hari Anak Nasional, Kemenkes Fokus Tangani Stunting

“Selain Banana Bar, kami juga menghasilkan produk lainnya seperti Banana Flake, Mie Non Gandum, dan produk lainnya yang merupakan produk pangan fungsional. Kami berharap berbagai produk itu mampu membantu dalam penanganan stunting di Indonesia,” ujar Kepala PPTTG LIPI Pramono Nugroho.

Menurut Pramono, pengembangan pangan fungsional sengaja memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal, sehingga memudahkan dalam proses produksinya, khususnya bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bermitra dan memanfaatkan teknologi LIPI.

“Kami mendorong UMKM dan masyarakat setempatlah yang menjadi sasaran teknologi pangan fungsional LIPI ini agar produk pangan terjangkau dengan mudah. Hasilnya adalah masyarakat mendapat asupan pangan yang bergizi tinggi dan upaya pencegahan stunting bisa berjalan dengan baik,” terangnya.

Baca Lainnya : Meski Terus Diperangi, Jumlah Pengidap Stunting di Kaltim Terus Bertambah

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyampaikan apresiasinya atas kerja nyata LIPI dalam membantu masyarakat melalui pengaplikasian teknologi pangan untuk menangani stunting.

“LIPI dapat memanfaatkan buah nanas dalam pengembangan teknologi pangan, khususnya di Subang.” ujar Moeldoko, terkait produk perkebunan unggulan yang menjadikan Subang lekat dengan sebutan ‘Kota Nanas’ itu.

Seperti diketahui bersama, sejak dulu nanas madu menjadi komoditas utama bagi kota Subang dan terkenal hingga seluruh pelosok Indonesia. Namun, Moeldoko juga berpesan agar LIPI dapat lebih terbuka lagi kepada masyarakat, lebih menghampiri, dan lebih membumi lagi. Sebabnya karena selama ini belum banyak masyarakat yang mengetahui program-program lembaga ilmu pengetahuan ini.

Baca Lainnya : Wapres JK dan Sejumlah Menteri Tinjau Program Stunting di NTB

Dalam kunjungannya itu, Kepala Staf Kepresidenan RI juga didampingi oleh Mendikbud Muhadjir Effendy. Kunjungan kali ini melihat berbagai proses pembuatan produk pangan fungsional yang ada di PPTTG LIPI.

Proses produksi yang dilihat adalah proses pembuatan Banana Bar, Banana Flake, Mie Non Gandum, serta Jus Mix Aloevera. Selain itu, seperti dikutip dari keterangan resmi KSP dan LIPI, keduanya mengunjungi beberapa pilot plant. Antara lain Bakery (Food Bar dan Bafle), Buah dan Sayur, dan Mie Non Gandum. [NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Trubus Dorong Kemandirian Pangan Keluarga dengan Tabulampot

Pendampingan   08 Agu 2020 - 16:11 WIB
Bagikan:          

Babad Bina Swadaya, Awal Mula Berdirinya Bina Swadaya

Pendampingan   04 Agu 2020 - 15:15 WIB
Bagikan:          
Bagikan: