Presiden Inginkan Penggunaan Dana Desa Fokus Pada Satu Program Kegiatan

TrubusNews
Thomas Aquinus
25 Juli 2018   22:15 WIB

Komentar
Presiden Inginkan Penggunaan Dana Desa Fokus Pada Satu Program Kegiatan

Presiden memberikan arahan dalam acara Peningkatan Kapasitas Pemerintahan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa Tahun 2018, di Graha Pradipt JEC, Yogyakarta, (Foto : Dok Setkab)

Trubus.id -- Kepala Negara menjelaskan bahwa dengan Dana Desa ini diharapkan nantinya akan ada pemerataan di seluruh tanah air dan tidak ada ketimpangan antara desa dan kota serta wilayah barat, tengah, dan timur.

“Percepatan pembangunan desa ini akan memberikan pemerataan kepada rakyat kita, tetapi memang harus tepat sasaran. Jangan sampai keliru tembakannya, harus tepat sasaran. Jangan yang namanya dana desa itu diecer-ecer, enggak akan kelihatan nanti,” kata Presiden Jokowi dalam acara Peningkatan Kapasitas Pemerintahan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa Tahun 2018, di Graha Pradipta Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, Rabu (25/7) siang.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden minta untuk fokus saja, satu tahun fokus 60% untuk misalnya infrastruktur jalan desa nanti setelah rampung tahun depan, ganti lagi membangun yang lain.

Baca Lainnya : Di Era Dana Desa, KKN Mahasiwa Sangat Berperan Membangun Desa

Hal ini menurut Presiden seperti yang dilakukan untuk APBN, fokus total pada infrastruktur. “Rampung, nanti tahapan kedua kita akan masuk ke investasi di sumber daya manusia. Rampung. Masuk lagi ke tahapan-tahapan berikutnya. Desa pun juga  harus bekerjanya fokus seperti itu,” jelas Presiden.

Dana Desa ini nantinya, tambah Presiden, bisa menjadi pilar ekonomi nasional, kalau dana desa itu betul-betul bisa tepat sasaran sehingga menaikkan daya saing desa dan meningkatkan perekonomian di desa.

“Dana Desa betul-betul uang berputar di bawah ini akan juga memberikan percepatan pada ekonomi di tingkat yang paling bawah di desa, sehingga kita harapkan juga ada stabilitas, misalnya irigasi sudah baik, jalan di desa, jalan produksi juga baik, sehingga ada juga nanti stabilitas pangan di situ juga akan tidak terganggu,” ungkap Presiden.

Kalau infrastruktur-infrastruktur tadi terselesaikan, lanjut Presiden, silakan masuk ke hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan, jambanisasi. 

Baca Lainnya : Kemendes PDTT: Dana Desa Bisa Digunakan Untuk Pengembangan Benih Pertanian

“Saya lihat kemarin di Sumatra Selatan juga sangat bagus sekali. Ada sekian warga desa yang belum memiliki jamban dikerjakan karena memang itu diperlukan. Silakan,” kata Presiden.

Kepala Negara juga mengingatkan agar jangan sampai dengan dana desa yang ada ini menjadi masalah bagi kepala desa sehingga perlu hati-hati dalam penggunaannya.

“Saya titip hati-hati semuanya. Hati-hati, hati-hati, karena ini akan bermanfaat bagi rakyat di desa, masyarakat desa, bagi desa tetapi bisa menjadi malapetaka kalau penggunaannya awur-awuran sehingga Bapak/Ibu dan Saudara-saudara semua harus berhadapan dengan hukum,” tegas Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara kali ini, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Sekretaris Negra Pratikno, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Berdayakan Ekonomi Warga Melalui Bank Sampah

Pendampingan   11 Sep 2020 - 14:09 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: