Akademi Desa Fokus pada Pengembangan Pendamping Desa

TrubusNews
Thomas Aquinus
25 Juli 2018   20:30 WIB

Komentar
Akademi Desa Fokus pada Pengembangan Pendamping Desa

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendes PDTT Anwar Sanusi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjelaskan, pendamping desa dibentuk sebagai partner pembelajaran masyarakat desa untuk mengimplementasikan amanat undang-undang.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendes PDTT Anwar Sanusi saat mengawali hari kedua Forum Tematik Bakohumas Kemendes PDTT) di Bali.

“Salah satu pendekatan pembelajaran untuk penguatan kapasitas pelaku desa agar memahami masalah perdesaan yang disebut Akademi Desa,” kata Anwar.

Menurut Anwar, Akademi Desa jangan dianggap seperti pendidikan formal seperti institut, Diploma 3 atau Universitas. Ia menyampaikan akademi desa memiliki fokus untuk pengembangan kemampuan pendamping desa.

Baca Lainnya : Kulon Progo Kembangkan BUMDes Wisata, Seperti Apa? 

Dengan peningkatan edukasi lewat akademi desa, diharapkan dapat menghindarkan dari stigma BUMDes Tangan Bawah. Artinya, menurut Anwar, BUMDes mampu mandiri meningkatkan kemampuan pendanaan sehingga tidak hanya menerima dana dari Pusat atau pemerintah saja.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Ahmad Erani Yustika mengungkapkan bahwa jebakan pertumbuhan ekonomi telah bisa dilalui.

“Tahun 2015 target RPJMN 5.6 sedangkan realisasi 4.8. Tahun 2016 target RPJMN 5.3 sedangkan realisasi 5.02, dan tahun 2017 target RPJMN 5.1 sedangkan realisasi 5.07,” jelas Ahmad Erani sambil menambahkan bahwa pertumbuhan terus membaik dan meningkat. 

Baca Lainnya : Akademi Desa 4.0 Harus Dimaksimalkan untuk Pelatihan Kelola BUMDes

Mengenai inflasi, menurut Erani, hingga saat ini dinilai masih stabil dan faktor penyumbang inflasi di Indonesia adalah harga bahan makanan dan harga minyak.

Meski angka kemiskinan turun, menurut Ahmad Erani, dana desa dapat digunakan untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Kemendes PDTT Bagikan 7.021 Sertifikat Kepada Warga Transmigran

Pendampingan   13 Des 2019 - 08:55 WIB
Bagikan: