Dukung UKM Go Internasional, BI Gelar KKI Bersama Desainer Ternama

TrubusNews
Thomas Aquinus
17 Juli 2018   22:00 WIB

Komentar
Dukung UKM Go Internasional, BI Gelar KKI Bersama Desainer Ternama

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Bentuk dukungan Bank Indonesia (BI) terhadap usaha kreatif dan UMKM di Indonesia diwujudkan dalam pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2018 pada 20-22 Juli 2018  di Jakarta Convention Center (JCC). 

“Ini pameran produk UMKM yang premium. Tau kan kategorinya?  Nilai otentik, original, budaya, citra daerah dan nilai ekonomis yang tinggi," ujar Direktur Kepala Departemen Pengembangan UMKM Yunita Resmi Sari dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (17/7).

Produk-produk UMKM yang ditampilkan terdiri dari kain tradisional dan produk turunannya, serta karya kreatif lainnya seperti perhiasan dan kerajinan yang merupakan produk kreatif unggulan yang memiliki nilai otentik atau original, bernilai budaya tinggi, memiliki nilai ekonomis dan berkualitas yang dapat dipasarkan sebagai produk ekspor.

Baca Lainnya : Pendampingan UMKM Harusnya Tidak Sebatas Bazar dan Pameran

"Batik lasem akan diolah oleh Dian Pelangi. Tenun ikat Kediri pengusahanya mantan TKW. Dibina oleh BI. Dia mempekerjakan kaum wanita. Dari TKW jadi pengusaha," terangnya.

Yunita mengungkapkan alasan produk UMKM ditangani oleh designer terkenal dan diperagakan oleh model agar produk tersebut bisa semakin terkenal. 

"Tujuannya supaya meningkatkan nilai tambah, diharapkan kain-kain dikelola designer, dikenalkan oleh para model bisa mengangkat kain-kain UMKM ini naik ke panggung ibu kota," ujarnya.

Menariknya, selain menyajikan koleksi kain dan kerajinan tradisional nusantara, pameran ini juga menghadirkan kuliner nusantara. 

Baca Lainnya : UMKM Perintis di Dumai Dapat Bantuan Pembinaan Dana Pemkot

Selain itu tersedia juga pojok UMKM, para pelaku UMKM dapat berkonsultasi lebih dalam seluk beluk pelaku usaha, serta strategi bagi UMKM dalam menembus pasar global melalui berbagai kegiatan talkshow dan workshop

Menurut Yunita, kendati wirausaha secara online atau dikenal sebagai e-commerce saat ini terus booming, kehadiran pasar fisik dinilai masih sangat dibutuhkan. Untuk itu, dalam pameran tersebut BI akan membawa para UKM binaan yang terdiri dari 46 kantor cabang di seluruh Indonesia.

"Meskipun e-commerce merajalela kita melihat perlunya pasar fisik dimana pengunjung bisa bertemu dengan pengrajinnya. Sehingga mereka bisa berhubungan dengan masyarakat ibu kota sehingga dapat mendorong pelaku usaha. Kita memperluas pasar," terangnya. [NN]

 


 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Trubus Dorong Kemandirian Pangan Keluarga dengan Tabulampot

Pendampingan   08 Agu 2020 - 16:11 WIB
Bagikan:          

Babad Bina Swadaya, Awal Mula Berdirinya Bina Swadaya

Pendampingan   04 Agu 2020 - 15:15 WIB
Bagikan:          
Bagikan: