Kemenkop UKM Fasilitasi Pedagang Makanan Magelang Tingkatkan Produknya

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
17 Juli 2018   18:30

Komentar
Kemenkop UKM Fasilitasi Pedagang Makanan Magelang Tingkatkan Produknya

Temu bisnis UMKM (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kementerian Koperasi dan UKM memfasilitasi para UKM yang bergerak di industri pengolahan makanan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produk yang dihasilkan. Kemenkop UKM mempertemukan para pelaku usaha dengan produsen bahan baku makanan berbasis terigu.

Asisten Deputi Restrukturisasi Usaha Bidang Peningkatan Kerja Sama Investasi, Sri Istiati, mendukung para pelaku UMKM dapat memanfaatkan kerja sama usaha dengan produsen untuk mengatasi kendala bahan baku terigu.

"Para pelaku UMKM di Kabupaten Magelang mengalami kendala mendapatkan bahan baku olahan makanan berupa terigu karena harganya saat ini melambung tinggi,” ujar Sri Istiat.

Baca Lainnya : Pendampingan UMKM Harusnya Tidak Sebatas Bazar dan Pameran

Hadir dalam kesempatan tersebut, Manager Marketing PT Sriboga Flour Mills, Irfan Wahyudi, sebagai salah satu produsen terigu, mengatakan akan membantu para pelaku UKM tidak hanya dari sisi harga bahan baku saja, tetapi ikut mendampingi dalam mengatasi persoalan pemasaran dan pembiayaan yang kerap dialami oleh UKM. 

Sriboga menawarkan konsep kerja sama usaha melalui dukungan pelatihan bagi UMKM dan penyediaan fasilitas bahan baku maupun gerobak usaha. 
Khusus pelatihan bagi UMKM, Sriboga berharap juga peran Dinas Koperasi dan UKM di setiap daerah dapat dimaksimalkan melalui sinergi kerja sama antara pemerintah, lembaga profesional, dan para pelaku UMKM.

"Antusiasme peserta temu bisnis sangat tinggi dan akan segera ditindaklanjuti dengan pelatihan-pelatihan dan dukungan kerja sama bahan baku terigu dari PT Sriboga untuk para peserta,” ujar Irfan.

Baca Lainnya : Bidik Pangsa Pasar Global, UMKM Kalbar Pakai SIPI

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perdagangan Koperasi UKM, Ahmad Ruswanto, dalam kesempatan yang sama, mengungkapkan potensi industri pengolahan makanan di Magelang patut dimaksimalkan karena selain dukungan faktor alam yang subur, Magelang terkenal juga sebagai daerah penyokong pariwisata bagi Provinsi Yogyakarta melalui produk oleh-oleh khas Magelang dan DIY.

Selain dari produsen pengolahan makanan, dukungan pembiayaan kepada Koperasi dan UMKM juga datang dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jateng.
Totok Kusmintarjo selaku perwakilan BPD Jateng menjelaskan, UMKM dapat memanfaatkan Kredit Usaha Rakya (KUR) untuk mengembangkan usahanya dengan tingkat suku bunga 7% per tahun. 

Selain KUR, BPD Jateng juga memberikan alternatif pembiayaan UMKM melalui Kredit Mitra Jateng 25 yang suku bunganya sama dengan KUR sebesar 7%.
Ditekankan, usaha yang dapat maju harus telah memiliki aspek legalitas berupa perizinan usaha, identitas diri, dan yang tidak kalah penting adalah NPWP. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: