Cuaca Dingin, Penjual Jaket Bekas di Pasar Induk Gedebage Bandung Dapat Berkah

TrubusNews
Ihsan Maulana
17 Juli 2018   12:00 WIB

Komentar
Cuaca Dingin, Penjual Jaket Bekas di Pasar Induk Gedebage Bandung Dapat Berkah

Ilustrasi jaket (Foto : Pixabay)

Trubus.id -- Penjualan jaket di Pasar Induk Gedebage Bandung, Jawa Barat saat ini  sedang mengalami peningkatan. Hal ini dikarenakan udara dingin di wilayah tersebut bisa mencapai 18 hingga 16 derajat celsius pada dini hari sampai pagi hari.

Salah satu pedagang jaket di Pasar Induk Gedebage, Anton mengatakan, semenjak cuaca dingin melanda kawasan itu, dalam sehari ia bisa menjual sampai 10 potong jaket bekas.

"Kalau hari biasanya sih cuma habis tiga sampai lima potong jaket, tapi kalau sekarang suhu udara Bandung dingin, alhamdulillah bisa menghabiskan 10 potong jaket bahkan lebih dalam seharinya," papar Anton, Selasa (17/7).

Baca Lainnya : Bun Upas, Embun Beracun yang Jadi Musuh Bebuyutan Petani Dieng

Ia menambahkan, biasanya para pembeli mencari jaket hangat yang tebal buatan Korea dan Jepang, di Pasar Induk Gedebage Bandung. Untuk satu jaket bekas, Anton biasa menjualnya dengan harga bervariasi, mulai dari Rp20.000 hingga Rp50.000 sesuai kualitas kain dan model jaket.

Lalu untuk jaket tebal buatan Korea atau Jepang, berbahan bulu angsa bisa dijual di kisaran Rp40.000 hingga Rp500.000.

"Alhamdulilah, cuaca dingin ini ada berkahnya buat saya. Bulan ini ada peningkatan omset penjualan lah," imbuhnya.

Baca Lainnya : Suhu Capai 5 Derajat Celcius, Dataran Tinggi Dieng Diselimuti Bun Upas

Di sisi lain, salah seorang pembeli jaket bekas, Rahma menilai, jaket bekas yang dibelinya di Pasar Induk Gedebage Bandung murah namun tetap berkualitas.

"Walaupun murah ya, tapi berkualitas, asal bisa memilihnya," paparnya.

Mengingat jaket ini adalah pakaian bekas, ketika sampai di rumah ia lebih dulu merendam jaket tersebut di air panas dan mencuci bersih dengan deterjen sebelum dikenakan. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Cegah Virus Corona, Kemendes PDTT Bentuk Desa Tanggap Covid-19

Pendampingan   26 Mar 2020 - 08:37 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: