Kulon Progo Kembangkan BUMDes Wisata, Seperti Apa? 

TrubusPreneur
By Ihsan Maulana | Followers 0
16 Juli 2018   09:30

Komentar
Kulon Progo Kembangkan BUMDes Wisata, Seperti Apa? 

Destinasi wisata di Jogja (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus mendampingi pemerintah tingkat desa untuk mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) khususnya yang bergerak di sektor pariwisata.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kulon Progo, Sudarmanto menyebutkan, saat ini pemerintah tingkat desa mulai memetakan dan mendata potensi desa. Diharapkan kedepannya hal ini bisa dikembangkan sebagai unit usaha dari badan usaha milik desa (BUMDes), salah satunya potensi wisata.

"Sekarang kami sedang mendampingi pemerintah desa untuk menggali, memetakan dan mendata potensi desa. Harapkan kami, potensi yang dimiliki desa mampu mendongkrak dinamisasi perekonomian masyarakat setempat," ujar Sudarmanto, Senin (16/7).

Baca Lainnya:Sebagai Kota Batik Dunia, Jogja Perluas Pemakaian Warna Alami

Ia menambahkan, BUMDes di 87 desa dan satu kelurahan di sana masih bergerak pada sektor simpan pinjam. Maka dari itu, bukan hal yang mudah menggerakan pemerintah desa menangkap peluang usaha, dalam hal ini sektor pariwisata.

Untuk BUMDes yang memilki unit usaha pariwisata, maka pemdes harus bisa mengalokasikan anggaran, baik melalui alokasi dana desa (ADD) atau dana desa (DD). Kemudian juga harus dibuat mekanisme pengelolaan, karena objek wisata yang berkembang dimiliki warga dan dikelola oleh masyarakat. Sehingga, diperlakukan payung hukum berupa peraturan desa, persetujan direksi BUMDes juga kepala desa yang bersangkutan.

"Saat ini, pengembangan usaha BUMDes selalu terganjal pada penataan anggaran dan pembuatan aturan main berupa peraturan desa untuk menguatkan legalitas unit usaha," sambungnya.

Baca Lainnya: Menetap di Jogjakarta, Rio Febrian Rintis Bisnis Baru

Meski demikian, Sudarmanto menyebutkan pemerintah desa di 86 desa lain di luar Jatimulyo (Kecamatan Girimulyo), akan mengembangkan wisata baru berbasis budaya dan potensi lokal.

"Jadi, desa wisata baru akan dikelola BUMDes. Saat ini, masing-masing desa sedang merintis wisata budaya," imbuhnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata  Kulon Progo, Niken Probo menyatakan saat ini BUMDes disana masih bergerak di sektor simpan pinjam, dan merasa enggan mengembangkan pariwisata dan potensi desa lainnya.

"Pemerintah desa selalu beralasan, anggaran desa banyak terserap untuk anggaran pendidikan dan kesehatan yang diamanahkan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan sehingga potensi wisata yang ada di desa tidak digarap untuk mendorong pertumbuhan ekonomi warga," tandasnya.

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


irman maulana 16 Juli 2018 - 05:05

Biasa aja ah

Artikel Terkait

Bagikan:          

607 Infrastruktur Kaltim Dibangun dari Dana Desa

Binsar Marulitua   Pendampingan
Bagikan:          
Bagikan: