Akademi Desa 4.0 Harus Dimaksimalkan untuk Pelatihan Kelola BUMDes

TrubusPreneur
By Binsar Marulitua | Followers 0
04 Juli 2018   22:00

Komentar
Akademi Desa 4.0 Harus Dimaksimalkan untuk Pelatihan Kelola BUMDes

Eko Putro Sandjojo, Mendes PDTT. (Foto : Dok. Ditjen PDT)

Trubus.id -- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo mengatakan bahwa Akademi Desa 4.0 harus dimaksimalkan untuk memberikan pelatihan pada pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Melalui Akademi Desa 4.0, pengelola BUMDes dapat mengakses berbagai modul pelatihan dalam bentuk video secara mandiri. Nantinya, mereka juga akan disertifikasi," ujar Eko di Jakarta, Rabu (4/7).

Dalam tiga tahun terakhir, telah terbentuk sekitar 30.000 BUMDes dari total 74.957 desa. Berdasarkan jumlah tersebut, sebanyak 10.000 BUMDes telah berhasil memiliki keuntungan. Dan sisianya, 20.000 BUMDes belum berhasil mengembangkan usahanya dengan baik.

Baca Lainnya : Rp400 Miliar Dana Desa Tahap Pertama Sudah Dikucurkan di Lampung

"Memang tidak semua bisa mengelola usaha seperti BUMDes. Untuk itu, kita bekerja sama dengan BUMN melalui Bank Himbara untuk melatih 1.500 BUMDes setiap tahunnya. Kalau hanya 1.500 BUMDes per tahun, dalam 10 tahun saja baru tercapai 15.000 BUMDes," kata Eko.

Pada tahun 2018, BUMDes menjadi salah satu program prioritas Kemendes PDTT selain prukades, embung desa, dan sarana olahraga desa. Keempat program prioritas tersebut diharapkan mampu meningkatkan perekonomian di desa.

"Di samping itu ada padat karya tunai dana desa. Dana desa itu idenya adalah uang dikasih ke desa untuk dipakai sebagai pembangunan desa. Sehingga, uang itu bisa menggerakkan ekonomi desa," jelasnya.

Baca Lainnya : Program Dana Desa Jadi Sorotan di Mata Dunia

Eko menuturkan, pembangunan yang menggunakan dana desa tahun pada tahun 2017 lalu, masih ada yang menggunakan kontraktor. Namun di tahun ini, semua proyek dana desa wajib dilakukan secara swakelola.

"Memang, dulu itu aturannya proyek di atas Rp200 juta tidak boleh swakelola. Tapi sekarang aturannya diubah. Untuk dana desa harus swakelola, berapapun jumlah proyeknya," tegas dia.

Akademi Desa 4.0 merupakan wadah pelatihan dari Kemendes PDTT yang diluncurkan sejak 24 mei 2018. Akademi Desa 4.0 didukung lebih dari 100 perguruan tinggi di Indonesia yang tergabung dalam forum Perguruan Tinggi Untuk Desa (Pertides) sebagai pelatihnya. [DF]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: