Bantu Entaskan Kemiskinan, Kulon Progo Kembangkan Produksi Ikan Gurami

TrubusNews
Ihsan Maulana
21 Mei 2018   17:00 WIB

Komentar
Bantu Entaskan Kemiskinan, Kulon Progo Kembangkan Produksi Ikan Gurami

Ilustrasi (Foto : Foto: Istimewa)

Trubus.id -- Dalam upaya mengentaskan kemiskinan, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengembangkan kawasan sentra produksi perikanan ikan gurami. Target mereka adalah keluarga miskin di wilayah setempat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo, Sudarna menjelaskan, sampai saat ini sudah ada dua lokasi kawasan sentra produksi perikanan (KSPP) ikan gurami, seperti di Jatimulyo (Girimulyo) sebanyak 70 unit dan Banjararum (Kalibawang) sebanyak 20 unit.

"Jadi, pengembangan kawasan sentra produksi perikanan (KSPP) ikan gurami ini sudah berjalan satu tahun terakhir," ujarnya di Kulon Progo, Senin (21/5).

Baca Lainnya: Ini Dia 3 Sektor Fokus Pembangunan Pemkot Batu yang Memberdayakan Masyarakat

Ia mengatakan KSPP di Girimulyo dan Kalibawang, komposisi keanggotaan kelompoknya terdiri dari 60 persen warga mampu dan 40 persen KK miskin. "Jika semua anggotanya masuk golongan miskin tidak akan berjalan. Untuk itu, perlu ada pendampingan dari warga yang mampu," imbuhnya.

Sudarna mengungkapkan, alasan dipilihnya gurami dalam budi daya ikan ini karena jenis ikan itu tidak terbatas ukuran, misalnya lele. Gurami bisa dipanen dengan berbagai ukuran sesuai permintaan pasar, dan biaya pakan tidak sebesar lele.

Ia mencontohkan, budi daya ikan gurami di Kelompok Ulam Banyu Jatimulyo, dari sampel yang diambil petugas, ukurannya sudah mencapai empat sampai enam ons per ekor atau sekitar dua ekor per kg.

Baca Lainnya: Ini Hasil Forum ADB Dalam Rangka Pencapian SDGs di Negara Berkembang

"Pengembangan KSPP ikan gurami ini sudah mulai terlihat dampak positifnya. Kami berharap membantu percepatan pengentasan kemiskinan," pungkasnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Perikanan Budi Daya Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo, Leo Handoko menyebutkan bila 3 tahun lalu, DKP membuat program perikanan budi daya tersebar dan masih kecil-kecil.  Namun saat ini sudah dikonsentrasikan pada titik tertentu yang potensial untuk pengembangan lebih lanjut.

"Harapan kami, jelas dengan pengembangan kawasan sentra produksi budi daya perikanan ini bisa menjadi skala usaha," tandasnya. [NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Cegah Virus Corona, Kemendes PDTT Bentuk Desa Tanggap Covid-19

Pendampingan   26 Mar 2020 - 08:37 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: