Lamikro Beri Kemudahan Pembukuan Pelaku UKM

TrubusPreneur
By Thomas Aquinus | Followers 2
11 Mei 2018   12:00

Komentar
Lamikro Beri Kemudahan Pembukuan Pelaku UKM

Ilustrasi (Foto : Foto: Istimewa)

Trubus.id – Pelaku UKM mengaku mendapatkan manfaat setelah menggunakan aplikasi Laporan Akuntansi Usaha Mikro (Lamikro) dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Selama ini pelaku usaha mikro belum memiliki tata kelola administrasi maupun laporan keuangan secara baik sehingga kehadiran aplikasi tersebut dianggap memberi kemudahan bagi mereka.

Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan data UKM pengguna aplikasi Laporan Akuntansi Usaha Mikro (Lamikro) tidak akan bocor. Hal tersebut karena kode keamanan pembuka aplikasi dibuat dengan tingkat keamanan yang tinggi sehingga dijamin tidak akan terjadi pembobolan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

"Kami akan berusaha bagaimana supaya aman. Ini laporan keuangan yang butuh prudent, penuh kehati-hatian. Sengaja kami persulit," ujar Anang Rachman, Kabid Lembaga Kewirausahaan pada Deputi Sumber Daya Manusia Kemenkop dan UKM dalam siaran persnya.

Baca Lainnya: Kemenkop UKM Dituntut Memiliki Pusat Data yang Akurat

Anang menyatakan keterangan tersebut saat acara Focus Group Discussion di Jakarta baru-baru ini. Menurutnya, Lamikro merupakan aplikasi pembukuan akuntansi sederhana untuk usaha mikro yang bisa digunakan melalui smartphone dengan sistem operasi Android.

Aplikasi Lamikro sudah diluncurkan oleh Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Oktober 2017 lalu. Keunggulan dari aplikasi tersebut adalah dibuat dengan berbagai kemudahan dan fleksibilitas untuk digunakan pelaku usaha mikro.

Menurut Anang, saat ini sebanyak 3.259 UKM sudah menggunakan aplikasi Lamikro. Jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan sosialisasi dan pelatihan yang bakal intens dilakukan pihak Kemenkop dan UKM.

"Kenapa harus online? Nah sistem kami buat sangat rendah untuk HP android, apabila offline berapa banyak data yang harus disimpan, itu akan jadi kendala kami, tapi yang pasti pemerintah, kami jamin itu," kata Anang.

Baca Lainnya:  Share Share Share Graha UMKM 5 Lantai, Bentuk Dukungan Pemkot Pontianak Kepada Pelaku UMKM

Sementara itu, Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Tia Adityasih, pada kesempatan yang sama menilai aplikasi Lamikro merupakan solusi bagi UKM yang selama ini pelaporan keuangannya masih konvensional. Lamikro dinilai sebagai jalan keluar kemudahan bagi UKM dalam melakukan pelaporan keuangan yang transaksinya bersifat cash.

"Bahwa transaksi apapun harus segera dicatat. Dengan adanya aplikasi ini lebih memudahkan, tapi saya melihat ini adalah betul-betul untuk usaha mikro,  dimana transaski bersifat cash jual-beli," katanya.

Tia menambahkan, aplikasi Lamikro sudah memenuhi standar akuntansi yang bisa mendorong pelaku usaha mikro bankable. Tia juga berharap, UKM pengguna Lamikro tidak lagi menggunakan sistem transaksi cash bisa menerapkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (EMKM).

Baca Lainnya: 7 UKM Dampingan Dinkop Denpasar Raih Total Penjualan Rp 413 Juta Selama Inacraft 2018

"Kalau sudah ke situ, sentuhan standar akuntansi itu harus nyata, sehingga laporan keuangan yang sederhana bisa masuk standar," ujarnya.

Mengembangkan bisnis menggunakan aplikasi laporan keuangan akuntansi merupakan salah satu cara para penggerak UKM seluruh Indonesia dapat memonitoring aktvitas keuangan UKM-nya.

Salah satu pelaku UKM pengguna Lamikro, Nala Jati Prasetya. Pemilik Kedai 157 mengungkapkan, dengan Lamikro ia merasakan perubahan kebiasaan yang tadinya sistem pencatatan pembukuan dilakukan manual kini sudah bisa terdokumentasi secara digital.

"Jadi ada transparansi usaha kita. Karyawan juga bisa tahu kita gak bakal menyelewengkan. Jadi teknologi sangat membantu," ujar Nala.

Nala sendiri sudah menggunakan aplikasi Lamikro sejak awal tahun 2018. Awalnya ragu akan kegunaan aplikasi Lamikro namun setelah menggunakan hingga 4 bulan berjalan Nala mengaku tidak ada kendala apapun. Bahkan keluhan bisa direspon dengan cepat. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Koperasi Kopi Bandung Sukses Tembus Pasar Dunia

Thomas Aquinus   Keuangan Mikro
Bagikan: