Hampir Lenyap, Perempuan Ini Siap Bangkitkan Tenun Ikat Tidore

TrubusPreneur
By Astri Sofyanti | Followers 1
10 Mei 2018   17:32

Komentar
Hampir Lenyap, Perempuan Ini Siap Bangkitkan Tenun Ikat Tidore

Anita Pegiat Tenun Tidore (Foto : Foto: Trubus.id/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Tidore, pulau kecil yang berada di Provinsi Maluku Utara ini ternyata memiliki cerita sejarah kelam/ Yakni hilangnya kain tenun khas Tidore sejak 100 tahun terakhir karena ditinggal oleh masyarakatnya sendiri.

Untuk itu, Direktur Utama Ngofa Tidore Anita Gathmir ingin menggiatkan lagi tenun Tidore yang telah lama ditinggalkan oleh masyarakat.

“Saya ingin menggiatkan kembali tenun Tidore karena telah lama hilang. Awalnya saya buat tenun Tidore ini karena saya merasa prihatin, Kerajaan Tidore sudah tak menggunakan kain kami sendiri. Saya cari ternyata kain itu sudah hilang, kalau hitungan saya mungkin sejak 100 tahun lalu,” ucapnya ketika berbincang kepada Trubus.id di Depok, Kamis (10/5).

Baca Lainnya: Gading Haumara Membina 7 Sentra Kain Tenun Ikat di Sumba

Dari situlah saya merasa terpanggil untuk kembali memunculkan kain tenun khas Tidore.

“Awalnya saya mencari motif kain tenun Tidore, dan saya juga dibantu Bank Indonesia untuk menyekolahkan anak-anak untuk belajar membuat tenun Tidore,” lanjut Anita.

Berkat bantuan tersebut, kini di Tidore memiliki alat-alat menenun yang siap dikembangkan untuk menghasilkan kain tenun Tidore.

Pihaknya juga berharap banyak bantuan dari berbagai kalangan agar dirinya bisa lebih kuat lagi mengembangkan kembali Tenun Tidore.

Baca Lainnya: Tenun Ikat Sumba, Kenapa Harganya Dianggap Mahal?

“Anak-anak saat ini bahkan banyak yang tidak tahu kalau Tidore memiliki kain tenunnya sendiri, karena sudah terlalu lama kain tenun Tidore hilang,” akunya.

Bahkan Anita mengatakan saat ini di Tidore tidak ada lagi penenun. Untuk itu pihaknya mengaku butuh dorongan agar masyarakat lokal khususnya bisa bersama-sama mengembangkn kain tenun Tidore.

“Saat ini sudah tak ada lagi penenun, sudah tak ada lagi kain. Oleh karena itu saya ingin mengajak orang kembali menenun, saya juga ingin masyarakat tidak lupa sejarah dan budaya bangsa sendiri,” uncap Anita. [KW]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: