Selain Modal Usaha,Lembaga Keuangan Mikro Perlu Fokus Hal Lain

TrubusNews
Karmin Winarta
04 Mei 2018   15:45 WIB

Komentar
Selain Modal Usaha,Lembaga Keuangan Mikro Perlu Fokus Hal Lain

Sugeng Priyono, Operational Director (Foto : Foto: Karmin Winarta)

Trubus.id --  Lembaga keuangan mikro semacam koperasi selama ini lebih fokus melayani modal usaha untuk warga. Padahal ada hal lain yang juga tidak kalah penting dengan permodalan. 

Apa Itu?

Menurut Sugeng Priyono, Operational Director Komida (Koperasi Mitra Dhuafa) saat ini kebutuhan masyarakat bukan hanya masalah modal usaha, namun juga kesehatan.

Dia lalu mencontohkan, ketika salah satu nasabahnya yang sedang berkembang  bisnisnya lalu tiba-tiba sakit, atau salah satu anggota keluarganya sakit, maka usaha tersebut akan terlantar dan lama-lama tidak berkembang.

Baca Lainnya: Bina Swadaya Undang Pakar Bahas Keuangan Mikro

Karena itu Sugeng mengembangkan Komida bukan hanya melayani permodalan untuk bisnis, namun juga lebih ke sanitasi. Sehingga jika kesehatan tetap fit, usaha yang telah dirintisnya tersebut tidak anjlok secara tiba-tiba.

Menurut Sugeng, saat ini Komida telah menyebar di 12 propinsi dan 116 kabupaten dengan jumlah nasabah sebanyak 487 ribu orang.  

Hal tersebut dikatakan Sugeng dalam diskusi informal yang membahas keuangan mikro di Bina Swadaya, Jumat (4/5) di Wisma Hijau.

Baca Lainnya: Dana Desa Bantu Atasi Masalah Kemiskinan di Indonesia

Turut hadir dalam sharing keuangan mikro CEO Bina Swadaya Bambang Ismawan, Ketua Pengurus Bina Swadaya, Bayu Krisnamurthi, Ahli Mikro Ekonomi Syariah Aries Mufti, Staf Ahli Menteri Bidang Perdagangan Hubungan Internasional Kementerian Pertanian Mat Syukur, serta beberapa pakar dari lembaga lainnya. [KW]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Pendamping Sosial adalah Ujung Tombak Kementerian Sosial

Pendampingan   14 Des 2019 - 09:01 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: